BERAU – Ketua Komisi I DPRD Berau, Elita Herlina mendorong agar Pemkab Berau bisa melaksanakan pembangunan yang berorientasi terhadap kelompok disabilitas. Hal ini perlu dilakukan untuk mendukung Kabupaten Berau sebagai daerah inklusif yang ramah bagi semua orang.
Salah satunya dengan melakukan peningkatan saranan dan prasarana yang ramah untuk penyandang disabilitas. Terutama di ruang-ruang publik, untuk mempermudah kelompok disabilitas agar bisa mendapatkan perlakuan yang sama.
“Kalau kami di DPRD, pasti kami dukung setiap langkah pemerintah daerah yang tujuannya untuk masyarakat. Siapapun masyarakatnya, tidak boleh pandang bulu. Pembangunan harus dilakukan dengan seadil-adilnya,” tegas Elita.
Elita menekankan, ketersediaan infrastruktur yang inklusif menjadi kunci untuk memastikan partisipasi penyandang disabilitas tidak hanya di bidang olahraga, tetapi juga dalam kehidupan sosial dan ekonomi.
“Kami juga mendorong langkah-langkah yang mendukung kemandirian dan pemberdayaan penyandang disabilitas. Saya rasa ini sudah waktunya Berau menjadi kabupaten yang inklusif,” tambahnya.
Sementara itu, di sisi Pemkab Berau, Wakil Bupati Berau, Gamalis juga mendorong agar berbagai kegiatan yang memfasilitasi penyandang disabilitas bisa lebih sering dilaksanakan. Hal ini untuk memberikan ruang dan kesempatan untuk penyandang disabilitas untuk berkembang dan lebih berdaya.
Dalam bidang olahraga, Gamalis meminta Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) bersama KONI Kabupaten Berau agar terus melakukan pembinaan terhadap para atlet di semua cabang olahraga, termasuk atlet disabilitas.
“Saya yakin dengan seluruh potensi yang kita miliki, prestasi terbaik di bidang olahraga akan dapat kita wujudkan. Saya juga sangat mengharapkan dukungan dari National Paralympic Committee (NPC) Indonesia Provinsi Kalimantan Timur, agar pembinaan atlet spesial di Berau dapat terlaksana dengan baik,” tutupnya. (adv)






