Sisir Pasar Nala dan Jaras, Pemkab Kubar Pastikan Tak Ada Kelangkaan Sembako

diterbitkan: Minggu, 15 Maret 2026 08:20 WITA
Foto: TPID Kubar saat memantau harga pasar jelang idulfitri.

NUSANTARA TERKINI,-Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah atau TPID bergerak cepat memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang perayaan hari besar keagamaan.

Rombongan pemerintah daerah menyisir langsung kondisi dua pusat ekonomi warga, yakni Pasar Nala di Kecamatan Linggang Bigung dan Pasar Jaras di Kecamatan Barong Tongkok pada Jumat (14/3/2026).

Langkah pemeriksaan mendadak ini dipimpin langsung oleh Pj Sekretaris Daerah sekaligus Sekretaris I TPID Kutai Barat, Kamius Junaidi. Turut mendampingi dalam kegiatan strategi tersebut Ketua DPRD Kutai Barat, Ridwai dan unsur pimpinan TNI, Polri serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah terkait.

Kamius menegaskan bahwa, pemantauan lapangan ini bertujuan memberikan jaminan dan rasa tenang bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Baca juga  Pertamina Pastikan Stok dan Penyaluran LPG hingga BBM Kalimantan Timur Aman

Ia memastikan, rantai distribusi berjalan lancar sehingga tidak terjadi kelangkaan bahan pangan di pasaran.

“Hari ini kami melakukan pemantauan di Pasar Nala dan Pasar Jaras. Dari hasil pemantauan stok pangan selama Ramadhan hingga menjelang Idulfitri pada dasarnya tersedia dan mencukupi” ujarnya.

Harga Terkendali Didukung Panen Lokal

Meski menjamin ketersediaan barang secara umum, Kamius menyebut tetap ada dinamika harga pada beberapa komoditas dapur.

Salah satu yang paling mendapat sorotan adalah harga cabai rawit yang meroket tajam, dari angka Rp 40 ribu pada awal Februari, menjadi Rp 90 ribu per kilogram saat ini.

Baca juga  Pemkab Kutai Barat Pastikan, TPP Guru Tidak Dipangkas Tahun 2026

Kendati demikian ia memastikan kondisi tersebut masih dalam batas kewajaran dan sangat terkendali. Kenaikan harga cabai yang dinilai murni disebabkan oleh fluktuasi produksi di tingkat petani.

Kabar baiknya sejumlah petani lokal di wilayah Linggang Bigung, kini tengah memasuki masa panen raya sehingga pasokan komoditas pedas tersebut dipastikan aman mengisi lapak pedagang.

Berdasarkan hasil pantauan di Pasar Nala, komoditas bawang merah juga mengalami sedikit kenaikan menjadi Rp 48 ribu per kilogram.

Sementara, komoditas lain terpantau stabil mulai dari bawang putih di harga Rp 40 ribu, ikan nila Rp 80 ribu, hingga ayam potong di kisaran Rp 50 ribu per kilogram.

Di lokasi kedua, yakni Pasar Jaras tim menemukan harga beras premium kemasan lima kilogram berada di kisaran Rp 90 ribu per karung. Telur ayam dijual Rp 62 ribu per piring, sementara minyak goreng kemasan dua liter dibanderol sekitar Rp 45 ribu.

Baca juga  Abrasi Maratua dan Derawan Kian Mengkhawatirkan, Syarifatul Sebut Sumber Air Bersih Mulai Terancam

Sinergi Pengawasan Berkelanjutan

Mengakhiri agenda blusukan tersebut, Kamius menjanjikan bahwa instansi teknis seperti Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM, Dinas Ketahanan Pangan serta Dinas Pertanian akan terus melakukan pengawasan secara berlapis dan berkala.

“Kami juga meminta seluruh unsur pemerintah daerah dan DPRD untuk terus menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait kondisi stok harga pangan dan distribusinya agar masyarakat mengetahui kondisi yang sebenarnya di lapangan” pungkasnya.

Topik:
Bagikan:
Berita Terkait