Skor SPI Berau Meningkat, Bupati Sri Tegaskan Cermin Komitmen Bersih dan Transparan

diterbitkan: Kamis, 4 September 2025 10:25 WITA
Bupati Berau, Sri Juniarsih buka sosialisasi SPI 2025 di Tanjung Redeb, Kamis (4/9/2025). 

TANJUNG REDEB – Skor Survei Penilaian Integritas (SPI) Kabupaten Berau tahun 2025 ini tercatat mengalami peningkatan.

Data hasil SPI tahun 2025 menunjukkan skornya di angka 72,52. Kebaikan ini terlihat jika dibandingkan dengan tahun 2023 yang masih di angka 69,68.

Bahkan, dari catatan tersebut, Berau berada di atas skor nasional yang tercatat berada pada angka 71,53.

Bupati Berau, Sri Juniarsih menegaskan, catatan SPI ini mencerminkan komitmen pembenahan dalam sistem pelayanan pemerintah yang bersih dan transparan.

“Tapi harus lebih serius lagi supaya pembangunan daerah ke depannya semakin akuntabel dan memberi manfaat besar bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati Sri, Kamis (4/9/2025).

Baca juga  Perluas Layanan Kesehatan, Bupati Sri Resmikan Puskesmas Non-Rawat Inap 24 Jam di Gunung Tabur

Selain SPI, Pemkab Berau juga menaruh perhatian pada penilaian MCSP (Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention) yang menjadi indikator Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) dalam mengukur upaya pencegahan korupsi di daerah.

Hingga 2 September 2025, Berau mencatat capaian positif dengan berada di peringkat pertama di Kalimantan Timur (Kaltim) melalui nilai verifikasi 33,90.

Secara nasional, Berau menempati peringkat ke-51 dari seluruh kabupaten/kota yang ada. Tentu angka ini menunjukkan perubahan yang positif di sistem birokrasi Pemkab Berau.

Baca juga  Jawab Masalah Penerimaan Murid Baru, Pemkab Berau Wacanakan Bangun Sekolah Baru

Sebagai langkah konkret, Bupati Sri meminta kepada seluruh instansi agar dapat mengedepankan keadilan dan keberpihakan program yang lebih menyentuh masyarakat.

“Kita wajib menciptakan iklim birokrasi yang sehat dan bebas dari praktik korupsi,” tegasnya.

Dalam hal ini, orang nomor satu di Berau ini menegaskan bahwa keberhasilan SPI dan MCSP bukan hanya tanggung jawab inspektorat, tapi seluruh jajaran pemerintah, DPRD, aparat penegak hukum, hingga masyarakat.

“Kita harus memperkuat budaya integritas di setiap lini pemerintahan, sejalan dengan nilai ASN Berakhlak,” katanya.

Baca juga  Cegah Kebocoran Pajak, Pemkab Berau Terapkan Sistem Transaction Monitoring Device

Tentu partisipasi publik juga sangat penting dalam mengawal jalannya pemerintahan agar kepercayaan masyarakat semakin meningkat kepada pemerintah.

“Kita ini adalah pelayan publik. Jangan flexing harta kekayaan, jangan abai terhadap kritik masyarakat,” tegasnya.

Dalam hal ini, ia menekankan soal peningkatan kinerja dan prestasi demi kesejahteraan masyarakat Bumi Batiwakkal— nama lain dari Berau.

“Kami akan terus melakukan langkah-langkah. Meski mengalami peningkatan, saya minta kita jangan lengah. Target setiap area bisa mencapai minimal skor 95,” pungkasnya. (*/adv)

Bagikan:
Berita Terkait