Tindaklanjuti Arahan Kemendagri, Bupati Sri Ajak Masyarakat Berau Jaga Kondusifitas Daerah

diterbitkan: Minggu, 31 Agustus 2025 03:27 WITA
Bupati Berau, Sri Juniarsih (tengah) saat mengikuti rakor bersama Kemendagri.

TANJUNG REDEB – Bupati Berau, Sri Juniarsih mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Berau untuk bersama-sama menjaga kondusifitas daerah.

Hal ini sebagai bentuk tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat yang disampaikan lewat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Ini sebagai tindak lanjut dari aksi demonstrasi yang menimbulkan gejolah yang memanas belakangan ini.

Kendati demikian, situasi di Bumi Batiwakkal— nama lain dari Berau saat ini masih kondusif. Menurut Bupati Sri, antisipasi merupakan hal yang perlu dilakukan di setiap daerah.

“Barusan kita dengarkan bersama arahan dari Kemendagri, tentunya kita di daerah sejalan dengan arahan tersebut agar terus terjaga kondusifitas di Berau,” ujar Bupati Sri usai rapat koordinasi (rakor) perkembangan situasi dan kondisi di berbagai daerah yang digelar Kemendagri secara virtual meeting, Sabtu (30/08/2025) sore.

Baca juga  Pemkab Berau Jalankan Program K2RPPA, Wujudkan Kabupaten Layak Anak dan Aman Bagi Perempuan

Rakor ini dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dengan diikuti gubernur, bupati dan wali kota seluruh Indonesia. Langkah antisipasi terhadap perkembangan situasi dan kondisi terkini di berbagai daerah menjadi fokus pada rakor ini.

Bupati Sri mengatakan, masyarakat dapat menyampaikan setiap aspirasi dalam saluran yang telah disiapkan pemerintah. Penyampaian aspirasi juga bisa secara langsung disampaikan kepada dirinya sebagai kepala daerah.

Baca juga  Tambang Lagi "Lemas", Untungnya 16 Sektor Usaha Lain di Berau Tumbuh Positif

Termasuk juga bisa menggunakan mekanisme yang telah disiapkan dalam agenda parlemen daerah, seperti rapat dengar pendapat atau mekanisme resmi lainnya yang menghubungkan langsung antara pejabat dengan masyarakat.

“Kami pastikan pemerintah tak akan pernah tutup mata dan telinga atas apa yang dialami oleh masyarakat,” tegasnya.

Ia juga meminta pendampingan secara intens kepada orang tua dan guru para murid sekolah di Berau agar memberikan pemahaman kepada peserta didik dengan baik dan benar.

Baca juga  Emak-Emak Jangan Panik, Pertamina dan Pemkab Berau Segera Gelar Operasi Pasar Lpg 3 kg

Hal ini sebagai bentuk antisiapsi informasi yang diterima publik saat ini ditelan mentah-mentah tanpa mengetahui kebenarannya.

“Secara pribadi dan mewakili Pemkab Berau, saya menyampaikan bela sungkawa atas musibah yang menimpa almarhum Affan Kurniawan, seorang driver ojek online yang meninggal dunia saat sedang bekerja di tengah aksi massa di Jakarta. Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT,” pungkasnya. (*/adv)

Bagikan:
Berita Terkait