Wisata Berau Siap Go International, Disbudpar Bakal Giatkan Pelatihan Bahasa Inggris bagi Pelaku Wisata

diterbitkan: Jumat, 1 Mei 2026 08:05 WITA
Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budi Santosa.
Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budi Santosa.

NUSANTARA TERKINI — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau akan menggiatkan pelatihan bahasa Inggris guna menyambut kunjungan wisatawan mancanegara.

Berdasarkan data libur lebaran lalu, tercatat ratusan wisatawan asing datang mengunjungi berbagai destinasi di Kabupaten Berau.

Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budi Santosa, menegaskan seluruh pihak terkait pariwisata wajib memiliki kemampuan bahasa asing yang baik.

Upaya menjadikan wisata Berau dikenal luas di kancah internasional memerlukan kecakapan komunikasi yang mumpuni.

Fasih berbahasa asing, terutama bahasa Inggris, menjadi kunci utama untuk memberikan pelayanan terbaik bagi turis mancanegara.

Pemerintah daerah menyadari interaksi yang lancar akan memberikan kesan positif bagi para pengunjung luar negeri. 

Baca juga  Flammable Chemical Storage Terbaik: Solusi Aman Penyimpanan Bahan Mudah Terbakar di Laboratorium Modern

Pelatihan bahasa asing pun direncanakan menjadi program rutin demi meningkatkan standar pelayanan pariwisata daerah.

“Kita ini kalau mau go internasional harus ada guide ataupun dari kita juga yang mampu menguasai bahasa asing, minimal Bahasa Inggris,” ujar Yudha.

Selain bahasa Inggris, penguasaan bahasa asing lainnya seperti bahasa Mandarin juga dinilai sangat diperlukan saat ini.

Hal tersebut dikarenakan adanya peningkatan jumlah wisatawan yang datang berkunjung dari Tiongkok. 

Disbudpar berkomitmen memberikan program pelatihan intensif agar layanan pariwisata dapat berjalan dengan lebih maksimal.

Apalagi, kemampuan bahasa asing kini menjadi salah satu persyaratan wajib bagi tempat wisata yang ingin menjangkau pasar internasional.

Baca juga  Pulihkan SMPN 1 Segah yang Terbakar, Wabup Gamalis Minta Perusahaan Bantu lewat Dana CSR

Program pelatihan mendatang akan dikhususkan bagi para pemandu wisata atau guide lokal di berbagai titik destinasi. 

Para pemandu diharapkan tidak hanya mampu bercerita, tetapi juga cakap melayani kebutuhan komunikasi turis asing.

Standar internasional ini harus segera dipenuhi agar Berau mampu bersaing dengan destinasi wisata dunia lainnya.

“Kita akan juga mengadakan pelatihan untuk guide, sekaligus juga mereka mampu menggunakan bahasa asing,” jelasnya.

Yudha menambahkan, pemenuhan syarat penguasaan bahasa asing merupakan langkah yang tidak bisa ditawar lagi.

Jika Berau ingin benar-benar mendunia, maka peningkatan kapasitas sumber daya manusia harus menjadi prioritas utama.

Baca juga  Rencana Pembangunan Rumah Adat Bajau, Bisa Jadi Magnet Baru Pariwisata Derawan

Layanan yang prima dari warga lokal akan membantu mempromosikan keindahan alam Berau melalui pengalaman komunikasi yang baik.

Pemerintah daerah berharap melalui pelatihan ini, kualitas pemandu wisata di Kabupaten Berau akan semakin profesional dan representatif.

Persiapan yang matang ini juga jadi bentuk komitmen daerah dalam mengembangkan sektor pariwisata yang berkelanjutan.

Dengan komunikasi yang tepat, potensi wisata Berau diyakini akan semakin bersinar di peta pariwisata global.

“Ya mungkin kalau sudah go internasional, ya itu salah satu persyaratan yang harus dipenuhi, enggak bisa enggak kan,” pungkas Yudha. (Adv)

Bagikan:
Berita Terkait