BERAU – Dalam upaya mendorong perekonomian dan daya beli warga Berau, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau menggelar Pasar Murrah yang menyasar setidaknya enam kampung di wilayah Biduk-Biduk. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah konkret pemerintah untuk menjamin harga kebutuhan pokok agar tetap terjangkau untuk wilayah Pesisir.
Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita menerangkan bahwa kegiatan ini dimulai sejak 4 November, dan berakhir pada 6 November 2025. Hari pertama pelaksanaan Pasar Murah dilakukan di dua kampung, yaitu Teluk Sumbang dan Teluk Sulaiman. Sedangkan pada hari kedua pelaksanaan Pasar Murah dilaksanakan di Kampung Giring-Giring dan Biduk-Biduk.
“Hari terakhir, kami menggelar di Kampung Pantai Harapan dan Tanjung Prepat,” kata Eva Yunita.
Dia menjelaskan, bahwa pasar murah yang dilaksanakannya ini menyediakan empat bahan pokok utama yang menjadi prioritas masyarakat, yaitu beras, gula, minyak makan, dan telur ayam lokal. Masyarakat menyambut baik kegiatan ini, terutama karena harga yang ditawarkan jauh lebih terjangkau.
“Kami lihat dari respons mereka, mereka sangat antusias. Terutama dalam pembelian telur ayam lokal, karena harganya lebih murah dibanding harga yang biasa dijual di pasar.” Tambahnya.
Di sela kegiatan pasar murah, Eva Yunita juga menyempatkan diri memantau perkembangan produk UMKM lokal. Ia mengunjungi pusat oleh-oleh yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) Teluk Sulaiman dan melihat produk unggulan seperti abon dan amplang.
Dalam kunjungan tersebut, Eva menegaskan pentingnya kontinuitas pengawasan dan pembinaan bagi produk jajanan khas daerah wilayah pesisir, khususnya dari sisi pengemasan. (adv)





