Masuki Hari Ketiga, Pencarian Karyawan PT Aksa yang Hilang di Hutan Diperluas hingga 37 Km

diterbitkan: Kamis, 12 Februari 2026 01:00 WITA
Foto: Tim SAR Berau bersama sejumlah warga saat melakukan pemetaan pencarian

BERAU – Perjuangan mencari Kanisius Sengkam (25), seorang pekerja PT Aksa yang hilang secara misterius di tengah hutan Kecamatan Segah, Berau, kini memasuki babak baru.

Pada hari ketiga pencarian, Rabu (11/2/2026), Tim SAR Gabungan memutuskan untuk memperluas jangkauan penyisiran hingga mencakup area seluas 37 km².

Pencarian besar-besaran ini bermula dari hilangnya Kanisius saat ia tengah bertugas membuka jalan di kawasan hutan Kampung Batu Rajang.

Baca juga  Semarak HUT Kaltim, Kepala OPD Adu Kemampuan Memasak Kolak Pisang

Titik terang sempat muncul sehari sebelumnya ketika tim menemukan bekas bivak atau tempat perlindungan sementara yang diduga kuat milik korban.

“Pencarian hari ini kita mulai sejak pagi hari dengan titik fokus di sekitar lokasi penemuan bivak kemarin. Kita bagi tim ke beberapa sektor agar penyisiran lebih rapat dan detail,” ungkap perwakilan Tim SAR Gabungan di lapangan.

Medan Berat dan Cuaca Jadi Tantangan Hutan Segah dikenal memiliki medan yang tidak ramah. Rimbunnya vegetasi ditambah kondisi tanah yang sulit ditembus membuat tim harus bergantung pada alat berat.

Baca juga  Bupati Sri Buka Tahun 2026 dengan Pesan Tegas ke ASN, Loyalitas hingga Integritas Jadi Atensi

Bahkan, untuk mencapai lokasi pencarian saja, personel harus ikut menumpang bulldozer milik perusahaan guna membelah jalur.

Tantangan tim tidak berhenti di situ. Cuaca buruk berupa hujan yang kerap turun di area pencarian membuat pergerakan personel menjadi lebih lambat dan berisiko.

Gotong Royong Berbagai Unsur Operasi kemanusiaan ini melibatkan kolaborasi erat antara Basarnas (USS Berau), BPBD Berau, Polsek Segah, hingga pihak perusahaan.

Baca juga  Rakernas PSHT, Bahas Organisasi Modern Hingga Target Medali Emas

Keluarga korban pun turut serta di lokasi, berharap ada kabar baik mengenai keberadaan Kanisius.

Hingga berita ini diturunkan, tim masih berjibaku di lapangan. Masyarakat yang memiliki informasi sekecil apa pun terkait keberadaan korban sangat diharapkan untuk segera melapor kepada petugas terdekat.

Bagikan:
Berita Terkait