Menanti Berkah Ramadan di Manahan, Akankah Persis Solo Pecah Telur?

diterbitkan: Sabtu, 21 Februari 2026 01:00 WITA
Foto: Pelatih Persis Solo saat jumpa pers

NUSANTARA TERKINI Persis Solo menatap laga pekan ke-22 BRI Liga 1 2025/2026 dengan harapan besar. Stadion Manahan, Solo, akan menjadi saksi perjuangan Laskar Sambernyawa menjamu PSBS Biak pada Sabtu (21/2/2026) pukul 20.30 WIB.

Misi yang diusung bukan sekadar tiga poin biasa. Persis Solo bertekad “pecah telur” untuk mencatatkan kemenangan kandang perdana musim ini. Pelatih Kepala Persis, Milomir Seslija, sangat berharap momentum bulan suci ini membawa tuah tersendiri bagi kebangkitan timnya.

“Ini harus jadi kemenangan pertama di kandang dan menjadi berkah di Ramadan ini buat kami,” ungkap pelatih yang akrab disapa Milo tersebut dalam konferensi pers, Jumat (20/2/2026).

Baca juga  Jaga Momentum Papan Atas, Laskar Kie Raha Incar Poin Sempurna di Padang

Posisi Persis saat ini memang sedang tidak baik-baik saja. Terpuruk di dasar klasemen (peringkat 18) dengan koleksi 12 poin, kemenangan menjadi harga mati. Laga melawan PSBS Biak yang duduk di peringkat 15 dianggap sebagai kesempatan emas untuk memangkas jarak poin dan keluar dari zona merah.

Optimisme Milo bukan tanpa alasan. Ia melihat perkembangan positif anak asuhnya dalam sesi latihan terakhir. Kehadiran pemain baru seperti Febri Hariyadi juga menambah variasi di lini serang yang selama ini menjadi sorotan.

Baca juga  320 Atlet Taekwondo Muda Adu Kemampuan di Piala Gubernur Kaltim 2024

“Saya belajar banyak dari laga sebelumnya, dan untuk besok [hari ini] kami punya banyak opsi lini serang. Saya prediksi laga akan ketat,” jelas Milo.

Namun, strategi di atas lapangan saja tidak cukup. Milo menekankan pentingnya kehadiran “pemain ke-12” di tribun Stadion Manahan. Di bulan Ramadan yang penuh berkah ini, ia meminta suporter setia Persis untuk bersatu memberikan energi tambahan bagi para pemain yang sedang berjuang.

Baca juga  Lawan PSIM Yogyakarta, Kadek Arel Usung Misi Akhiri Puasa Kemenangan

“Persis tanpa suporter bukan apa-apa. Saya ingin suporter terus bersatu mendukung tim ini karena kita butuh percaya diri untuk menang bersama,” tegasnya.

Jika skenario berjalan mulus, kemenangan malam ini tidak hanya akan menjadi kado indah bagi warga Solo di bulan puasa, tetapi juga langkah awal yang krusial untuk menyelamatkan Laskar Sambernyawa dari ancaman degradasi.


Bagikan:
Berita Terkait