Cetak Tiga Gol tapi Kalah, Marcos Reina Kritik Keras Rapuhnya Pertahanan Persik

diterbitkan: Senin, 23 Februari 2026 06:36 WITA

NUSANTARA TERKINI – Drama hujan gol mewarnai kekalahan Persik Kediri atas Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Brawijaya. Skuad Macan Putih harus menyerah dengan skor tipis 3-4 di hadapan pendukungnya sendiri.

Pelatih Persik Marcos Reina tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya usai laga yang berlangsung Jumat (20/2/26) malam tersebut. Juru taktik asal Spanyol itu menilai pasukannya sebenarnya mendominasi penguasaan bola.

Reina mengapresiasi daya juang Ezra Walian dan kolega yang tidak kenal menyerah. Mereka mampu mengejar ketertinggalan hingga tiga kali meski akhirnya gagal mengamankan poin.

“Pertama, saya bangga dengan cara tim bermain. Cara mereka menyerang, spirit mengejar ketertinggalan, menyamakan skor, terus berupaya menang, dan tampil lebih baik sepanjang laga,” kata Reina.

Baca juga  Cetak 23 Gol Tandang, Bali United Justru Kesulitan Menang di Stadion Dipta

Namun kebanggaan itu runtuh seketika saat melihat kinerja lini belakang. Pertahanan Persik dinilai sangat rapuh dan terlalu dermawan kepada lawan.

Reina menyebut timnya seolah memberikan kemenangan cuma-cuma kepada Bhayangkara FC. Kerja keras lini depan mencetak tiga gol menjadi sia-sia karena mudahnya gawang mereka dibobol.

“Ada hal yang membuat saya tidak senang. Pertahanan kami buruk dalam menghadapi beberapa situasi penting. Kami kemasukan bola sangat mudah. Kami berusaha keras mencetak gol untuk menang. Tapi hari ini kami seperti memberikan tiga poin kepada Bhayangkara FC,” ujarnya.

Baca juga  Imbang Lawan Persebaya, Marc Klok Alihkan Fokus Persib Habisi Persik di Kandang

Drama Tujuh Gol

Pertandingan berjalan sangat ketat dengan aksi saling berbalas gol. Bhayangkara FC sempat unggul lewat Slavko Damjanovic, Nehar Sadiki, dan Privat Mbarga.

Namun tuan rumah selalu bisa merespons lewat gol Kiko Carneiro, Jose Enrique, dan Ernesto Gomez. Petaka datang jelang bubaran ketika pemain anyar Bhayangkara Bernard Henry Doumbia mencetak gol kemenangan pada menit ke-87.

Penderitaan Persik semakin lengkap pada masa injury time. Kiko Carneiro harus diusir wasit setelah menerima kartu merah pada menit 90+7.

Baca juga  Bisakah Persebaya Bertahan? Lima Laga Krusial Menanti Skuat yang Sedang Pincang

Tolak Cari Alasan

Absennya gelandang andalan Imanol Garcia sempat disebut-sebut sebagai salah satu faktor hilangnya keseimbangan tim. Namun Reina menolak menjadikan hal itu sebagai kambing hitam.

Ia menilai pemain pengganti seperti Ady Eko sudah tampil cukup baik. Fokus utamanya saat ini adalah membenahi organisasi pertahanan agar tidak lagi menjadi lumbung gol lawan.

“Imanol Garcia pemain bagus. Kali ini dia absen. Tapi Ady Eko juga bermain bagus malam ini. Kami harus fokus lagi memperbaiki lini belakang agar tak mudah kebobolan lagi,” pungkasnya.(*)

 

Bagikan:
Berita Terkait