Pendaftaran SMA Unggul Garuda Kaltara Dibuka, Tapi Pembangunan Sekolah Baru Pondasi

diterbitkan: Sabtu, 4 April 2026 07:41 WITA
Sekolah Unggul Garuda Nusantara
Penatapan lokasi Sekolah Garuda Baru Bangun Talenta Unggul di Kalimantan Utara. (Foto: Kemdiktisaintek)

NUSANTARA TERKINI— Meskipun pembangunan fisiknya baru mencapai tahap pondasi, SMA Unggul Garuda di Ibu Kota Kalimantan Utara (Kaltara) dipastikan tetap mulai menerima siswa baru untuk tahun ajaran 2026/2027.

Proses pendaftaran telah dibuka secara resmi, namun hingga kini lokasi pasti untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) sementara masih menjadi tanda tanya bagi calon wali murid dan siswa.

Gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang, menegaskan bahwa pemerintah tidak akan menunda operasional sekolah. Sebagai solusinya, KBM akan dialihkan ke gedung milik pemerintah pusat yang ada di Tanjung Selor.

Baca juga  RDP DPRD Bulungan dengan Kades dan Perusahaan di Sekatak Hasilkan 6 Rekomendasi, Komisi I Janji Akan Cek Lapangan

Menunggu Kepastian dari Pusat

Sejauh ini, Pemerintah Provinsi Kaltara masih menunggu lampu hijau dari kementerian terkait mengenai status penggunaan gedung tersebut, apakah akan menggunakan skema pinjam pakai atau sewa.

“Untuk sementara akan menggunakan gedung sementara. Semua disiapkan dari pusat, kami hanya memfasilitasi. Kita lihat nanti apakah dipinjamkan tanpa sewa atau disewakan,” ujar Zainal Arifin Paliwang.

Baca juga  Ditpolairud Polda Kaltara Amankan Kapal Bermuatan Rokok Ilegal, Berikut Kronologinya

Ketiadaan lokasi yang definitif ini menjadi sorotan, mengingat sebagai sekolah dengan label “Unggul”, SMA Garuda diharapkan memiliki standar fasilitas minimal seperti laboratorium dan perpustakaan yang memadai sejak hari pertama operasional guna menjamin kualitas pendidikan.

Pembangunan di Kawasan Pusat Pemerintahan

Berdasarkan pantauan di lapangan, gedung permanen SMA Unggul Garuda saat ini masih dalam pengerjaan tahap awal di kawasan Gunung Seriang, tepatnya di belakang kantor DPRD Kaltara.

Baca juga  Guyub Rukun untuk Kamtibmas, Kapolda Kaltara Ajak Tanam Nilai Kearifan Sebagai Kekuatan Sosial

Proyek ini merupakan bagian dari program strategis nasional untuk menghadirkan sekolah model di daerah.

Keterbatasan infrastruktur di lokasi utama memaksa angkatan pertama sekolah ini nantinya harus memulai masa orientasi dan belajar di gedung “menumpang”.

Publik berharap pemerintah segera merilis titik lokasi sekolah sementara agar orang tua siswa dapat mempersiapkan akomodasi dan transportasi bagi anak-anak mereka.

“Kami menunggu ketentuan dari kementerian terkait,” tambah Gubernur singkat mengenai kepastian status gedung tersebut. (*/Maulana/NT)

Bagikan:
Berita Terkait