Disambut Tangis Keluarga, Tiga Jenazah TNI yang Gugur di Lebanon Tiba di Tanah Air

diterbitkan: Sabtu, 4 April 2026 11:00 WITA
Pihak keluarga menyambut kedatangan tiga jenazah prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian UNIFIL di Lebanon. (Foto: Beritasatu.com/Theressia Sunday Silalahi)

NUSANTARA TERKINI – Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon tiba di Tanah Air pada Sabtu (4/4/2026).

Tangis keluarga pun tak terbendung saat menyambut kedatangan tiga jenazah prajurit TNI yang gugur tersebut saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).

Ketiga jenazah itu, yakni Praka Farizal Rhomadhon, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan. Ketiganya disemayamkan di ruang VIP bandara sebelum diberangkatkan ke daerah masing-masing.

Baca juga  Komisi IX DPR RI Usul, Perusahaan Tolak Bayar THR Masuk Pidana

Presiden RI, Prabowo Subianto tampak hadir langsung menyambut kedatangan jenazah sebagai bentuk penghormatan negara.

Ia pun memberikan dukungan moril kepada keluarga, termasuk berbincang dan menenangkan keluarga.


Tak sampai di situ, Prabowo juga memberikan penghormatan di hadapan peti jenazah yang diselimuti bendera Merah Putih.

Momen tersebut menjadi simbol penghormatan negara atas pengorbanan para prajurit yang gugur saat menjalankan tugas menjaga perdamaian dunia.

Baca juga  Polda Kaltara Gelar Jumat Curhat di Pondok Pesantren Fatimah Az-Zahra, Dirbinmas Hadir Langsung

Turut hadir Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Menteri Luar Negeri Sugiono, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, serta Mensesneg Prasetyo Hadi.

Diberitakan sebelumnya, Praka Farizal Rhomadhon dilaporkan gugur akibat tembakan artileri di sekitar posisi kontingen Unifil Indonesia di dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon Selatan pada Minggu (29/3/2026).

Baca juga  KPU Klaim PSU Pilkada 2024 di Kukar hingga Bengkulu Selatan Berjalan Lancar

Keesokan harinya pada Senin (30/3/2026), Indonesia kembali kehilangan dua personelnya di UNIFIL akibat konvoi pasukan yang mereka kawal diserang.

Dua personel yang gugur dalam serangan tersebut adalah Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan. (**)

Bagikan:
Berita Terkait