NUSANTARA TERKINI – Pemerintah tengah mematangkan skema penghematan anggaran negara secara ekstrem. Salah satu wacana terkuat adalah memangkas pendapatan bulanan para menteri di kabinet.
Langkah tidak populer ini diambil demi menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara tetap di bawah angka tiga persen. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui wacana penyusutan gaji pejabat memang sedang dibahas secara internal.
Meski demikian ia menegaskan kepastian terkait aturan tersebut masih menunggu arahan mutlak dari Presiden Prabowo Subianto.
“Keputusan terakhirnya masih belum clear ya,” kata Purbaya pada Senin (6/4/26).
Terkait seberapa besar pemangkasan pendapatan itu, ia memperkirakan angkanya mencapai seperempat dari total gaji. Ia kembali menggarisbawahi bahwa persentase tersebut masih sebatas tebakan pribadi dan belum diresmikan oleh negara.
“Saya tebak kira-kira 25%,” ujar Purbaya.
Rela Berkorban Demi Negara
Purbaya sendiri mengaku ikhlas apabila kebijakan pengetatan fiskal tersebut benar benar diterapkan di lingkup kementerian. Namun ia enggan berkomentar banyak mengenai kemungkinan penerapan aturan pemotongan yang sama untuk anggota dewan perwakilan rakyat.
“Kalau menteri sih enggak apa-apa,” ucap Purbaya.





