NUSANTARA TERKINI – Persebaya Surabaya dipaksa menelan pil pahit saat menjamu Madura United dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026.
Tampil di hadapan pendukung sendiri, tim berjuluk Bajul Ijo itu takluk dengan skor 1-2 dalam laga bertajuk Derby Suramadu di Stadion Gelora Bung Tomo pada Jumat (17/4/2026) malam WIB.
Kemenangan ini menjadi momentum krusial bagi Madura United. Tambahan tiga poin membawa Laskar Sapeh Kerrab merangkak naik ke posisi ke-14 dengan 26 poin, sekaligus keluar dari zona merah degradasi. Sementara itu, Persebaya tertahan di urutan keenam klasemen sementara dengan koleksi 42 poin.
Gol Cepat Lulinha
Meski bermain sebagai tim tamu, Madura United langsung tampil menekan sejak menit awal guna menghindari jeratan zona degradasi. Upaya tersebut membuahkan hasil manis pada menit ke-11 melalui aksi Lulinha.
Tembakan voli keras Lulinha dari luar kotak penalti meluncur deras tanpa mampu dihalau kiper Persebaya. Tertinggal satu gol, tuan rumah mencoba membalas lewat serangan bertubi-tubi.
Namun, peluang emas dari Gali Freitas berhasil dimentahkan secara gemilang oleh kiper Madura United, Diky Indrayana, yang tampil sangat impresif sepanjang laga.
Efektivitas Sapeh Kerrab
Memasuki babak kedua, tempo permainan semakin meningkat. Bruno Moreira hampir menyamakan kedudukan pada menit ke-62, namun Diky kembali menunjukkan kelasnya dengan penyelamatan krusial.
Keasyikan menyerang justru menjadi petaka bagi Persebaya. Melalui skema serangan balik cepat pada menit ke-64, Riquelme Sousa berhasil menggandakan keunggulan Madura United usai memaksimalkan umpan matang dari Fransiskus Alesandro.
Persebaya baru bisa memperkecil ketertinggalan pada menit ke-82 melalui sundulan Riyan Ardiansyah setelah menerima umpan dari Milos Raickovic.
Di sisa waktu pertandingan, Persebaya nyaris menyamakan skor jika saja peluang emas Mihailo Perovic tidak membentur tiang gawang. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-2 tetap bertahan untuk keunggulan tim tamu.(Fawdi/NT)






