Bukan Sekadar Wacana! DPUPR Berau Siapkan ‘Amunisi’ Air Bersih dan TPS3R untuk Kelay

diterbitkan: Sabtu, 18 April 2026 02:10 WITA
Kelay
Kantor Kepala Kampung Sidobangen, Kecamatan Kelay. (Foto: Wikipedia)

NUSANTARA TERKINI – Kecamatan Kelay bersiap menyambut transformasi infrastruktur kesehatan lingkungan secara besar-besaran.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau kini tengah mematangkan rencana pembangunan sistem pengelolaan sampah terpadu dan perluasan akses air bersih di wilayah tersebut.

Langkah konkret yang sedang disiapkan adalah pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Fasilitas ini dirancang untuk memutus rantai masalah sampah di Kelay melalui sistem pengolahan yang lebih modern dan berkelanjutan.

Baca juga  Kapal Fery Rute Balikpapan-Penajam Tenggelam di Teluk Balikpapan

Berburu Lahan Hibah

Kepala Bidang Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL) DPUPR Berau, Decty Toge Manduli, menegaskan bahwa proyek TPS3R ini sudah masuk dalam tahap kajian serius.

Saat ini, fokus utama adalah memastikan ketersediaan lahan yang akan digunakan sebagai lokasi fasilitas tersebut.

“Kami ada wacana pembangunan TPS3R di Kelay. Saat ini masih dalam tahap kajian dan kami masih mencari lahan yang bisa dihibahkan untuk mendukung pembangunan fasilitas tersebut,” ungkap Decty, Sabtu (18/04/2026).

Baca juga  Perbaikan Jalan Wisata Pesisir dan Maratua, Pemkab Siapkan Anggaran Rp1 Triliun

Perluasan Air Bersih hingga Pelosok Kampung

Tidak hanya soal sampah, DPUPR juga menyiapkan “amunisi” untuk memenuhi kebutuhan dasar warga akan air bersih.

Infrastruktur air bersih di ibu kota kecamatan akan segera dibangun dengan koordinasi ketat bersama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Jika PDAM tidak sanggup mengelola, pemerintah telah menyiapkan rencana cadangan dengan menyerahkan pengelolaan sepenuhnya kepada pihak kampung.

Baca juga  Bupati Berau Sebut TPA Pegat Bukur Prioritas, Namun Anggarannya Dicoret TAPD

Bahkan, pada tahun mendatang, layanan air bersih ini diproyeksikan akan merambah hingga ke wilayah Merabu dan Muara Lesan.

“Kita berharap langkah ini bisa membuat lingkungan di Kelay lebih sehat,” pungkas Decty dengan optimis.(*/Ika/NT)

Bagikan:
Berita Terkait