NUSANTARA TERKINI – Kabupaten Berau berpotensi menyumbangkan salah satu sapi terbaiknya untuk program bantuan kemasyarakatan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada Iduladha Mei mendatang.
Seekor sapi jenis Angus berbobot fantastis, mencapai 1.050 kilogram atau lebih dari 1 ton, kini tengah disiapkan sebagai calon bantuan presiden (Banpres).
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Berau, Lita Handini, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah meninjau langsung kesiapan hewan kurban tersebut di peternakan lokal Hidayah Farm, Jalan Sei Bebanir Bangun, Kecamatan Sambaliung.
“Kami sudah pantau kesiapannya. Ada dua ekor sapi dari peternakan lokal yang kami usulkan sebagai calon bantuan presiden. Sapi pertama jenis Angus berusia sekitar empat tahun dengan bobot 1.050 kg, dan yang kedua jenis sapi Bali dengan berat sekitar 530 kg,” ujar Lita, Senin (20/4/2026).
Kualitas Premium Peternak Lokal
Pemilihan sapi asal Sambaliung ini menunjukkan kualitas peternakan lokal Berau yang mampu bersaing di level nasional.
Sapi Angus seberat 1 ton tersebut dinilai telah memenuhi syarat ketat, baik dari segi bobot, usia, maupun kesehatan untuk menjadi hewan kurban kepala negara.
Langkah pengusulan ini juga menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap peternak lokal agar terus termotivasi menghasilkan ternak berkualitas unggul.
“Kedua sapi ini kami siapkan sebagai calon bantuan presiden yang nantinya akan disalurkan di salah satu masjid di Kabupaten Berau,” tambah Lita.
Diserahkan Melalui Bupati
Rencananya, setelah mendapatkan persetujuan final, bantuan hewan kurban dari Presiden Prabowo ini akan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, kepada pengurus masjid yang ditunjuk.
Selain memfokuskan pada sapi Banpres, DTPHP Berau juga menjamin bahwa stok hewan kurban untuk kebutuhan masyarakat umum di Berau dalam kondisi aman dan mencukupi.
Peninjauan ke berbagai kantong peternakan akan terus dilakukan guna memastikan seluruh hewan yang beredar di pasar memenuhi syariat Islam dan standar kesehatan hewan.
“Mudah-mudahan persiapan tahun ini aman, tersedia cukup, dan masyarakat bisa mendapatkan hewan kurban yang layak serta memenuhi ketentuan,” pungkasnya.(Ika/NT)





