BMKG Kaltim Prediksi Curah Hujan Tinggi di Kutai Barat Awal Mei 2026

diterbitkan: Sabtu, 2 Mei 2026 09:04 WITA
Peta prediksi hujan Provinsi Kalimantan Timur dasarian I Mei 2026. Foto: Istimewa.

NUSANTARA TERKINI Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG Stasiun Samarinda memetakan potensi cuaca di Kalimantan Timur pada awal Mei 2026. Sebagian besar wilayah diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas menengah.

Kondisi ini diperkirakan terjadi pada dasarian I atau periode 1 hingga 10 Mei 2026. Peluang kejadian hujan ini mencapai lebih dari 80 persen dengan kisaran curah hujan antara 50 hingga 150 mm.

Hampir seluruh wilayah Kalimantan Timur secara deterministik akan didominasi oleh hujan kategori menengah tersebut. Hal ini disampaikan oleh Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III APT Pranoto Samarinda Riza Arian Noor pada Jumat (1/5/26).

Baca juga  Telantar di Berau Tanpa Saudara, Masjid Ini Siap Beri Makan dan Tempat Tidur

Potensi Hujan Tinggi di Wilayah Hulu

Meskipun didominasi kategori menengah namun ada beberapa titik yang harus mewaspadai curah hujan lebih tinggi. Wilayah tersebut berada di bagian hulu Kalimantan Timur.

Sebagian Kabupaten Mahakam Ulu dan Kutai Barat diprediksi mengalami curah hujan kategori tinggi. Skala curah hujan di dua daerah ini diperkirakan menyentuh angka 150 hingga 200 mm.

Baca juga  Siap-Siap, Disperkim Bakal Perbaiki Puluhan Gang dan Drainase Tanjung Redeb

Sifat hujan di Kalimantan Timur secara umum sebenarnya masih berada pada kategori normal. Angka ini merujuk pada perbandingan 85 hingga 115 persen terhadap rata-rata klimatologis.

“Sebagian wilayah Kabupaten Mahakam Ulu dan Kutai Barat diprediksi mengalami curah hujan kategori tinggi, yakni berkisar 150 hingga 200 mm,” jelas Riza.

Fenomena Hari Tanpa Hujan

Kondisi cuaca di Kalimantan Timur saat ini masih cukup bervariasi jika melihat data hari tanpa hujan atau HTH. Hingga akhir April kemarin sebagian wilayah masih merasakan cuaca yang cenderung kering.

Baca juga  Bedah Utang RSUD Abdul Rivai, Dari Tunggakan Listrik Hingga Jasa Pelayanan Medis

Rentang hari tanpa hujan di Kaltim terpantau berada pada kategori sangat pendek hingga menengah. Durasi waktu tanpa guyuran hujan ini tercatat antara 1 hingga 20 hari.

Kecamatan Jempang di Kabupaten Kutai Barat menjadi wilayah dengan catatan hari tanpa hujan paling lama. Durasi kering di wilayah tersebut terpantau mencapai 14 hari.

“Adapun hari tanpa hujan terpanjang tercatat terjadi di Kecamatan Jempang, Kabupaten Kutai Barat, dengan durasi mencapai 14 hari,” pungkasnya.

Bagikan:
Berita Terkait