NUSANTARA TERKINI – Pemerintah Kabupaten Berau bersiap merombak total wajah ibu kota daerahnya pada tahun ini. Puluhan paket pekerjaan fisik telah disiapkan khusus untuk membenahi area permukiman warga perkotaan.
Fokus utama pembangunan diarahkan pada peningkatan kualitas infrastruktur dasar yang bersentuhan langsung dengan aktivitas harian masyarakat. Tanjung Redeb sebagai pusat pemerintahan dinilai wajib memiliki tata ruang dan fasilitas publik yang memadai.
Bupati Berau Sri Juniarsih menuntut agar dana yang digelontorkan dimanfaatkan secara optimal oleh instansi teknis. Ia meminta dinas terkait tidak main main dalam mengelola anggaran perbaikan lingkungan tersebut.
“Disperkim yang mengelola gang juga harus menggunakan anggaran dengan sebaik baiknya,” ujarnya belum lama ini.
Kepala daerah itu memperingatkan bahwa ia akan turun langsung mengawasi proses pengerjaan di lapangan. Ia tidak akan segan mengecek fasilitas mana saja yang dibangun secara serius maupun yang dibiarkan terbengkalai tanpa perawatan.
“Saya tahu mana yang dibangun dan dirawat,” tandasnya.
Penataan Terpusat Melalui Masterplan
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Berau Mulyadi merinci puluhan kegiatan fisik tersebut akan difokuskan pada kawasan padat penduduk. Proyek ini diprioritaskan untuk menjawab kebutuhan krusial warga mengenai jalan lingkungan dan saluran air.
“Termasuk penanganan drainase dan semenisasi,” ungkapnya.
Pihaknya saat ini tengah menggodok cetak biru penataan kawasan agar pembangunan berjalan lebih terarah. Langkah strategis ini diambil guna memastikan pemerataan perbaikan fasilitas umum di seluruh penjuru ibu kota.
“Supaya semuanya bisa ditangani secara bertahap dan terencana,” jelasnya.
Dokumen pedoman tersebut akan menjadi acuan utama instansinya dalam mengeksekusi puluhan paket proyek ke depannya. Tujuannya murni untuk memastikan alokasi dana daerah benar benar tepat sasaran dan memberikan efek positif.
“Diharapkan dapat bermanfaat untuk masyarakat,” pungkasnya.(*)





