NUSANTARA TERKINI — Kreativitas generasi muda kini dinilai memegang peranan krusial dalam mendukung promosi pariwisata daerah di tengah pesatnya era digital.
Hal tersebut ditegaskan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Yudha Budhisantosa, saat secara resmi menutup ajang Lomba Vlog Wisata bertajuk “Berau Wonderful Journey”.
Menurut Yudha, keterlibatan aktif anak muda dalam memproduksi konten kreatif merupakan salah satu langkah strategis untuk memperkenalkan destinasi wisata Berau kepada khalayak yang lebih luas.
Di tengah perubahan pola konsumsi informasi masyarakat, promosi berbasis digital dianggap jauh lebih efektif dan mampu menjangkau berbagai kalangan secara instan dan masif.
“Terima kasih kepada anak-anak generasi muda yang telah berpartisipasi dalam mengembangkan kreativitasnya mengikuti lomba ini. Di era digital dan kemajuan zaman, anak-anak muda sangat berpengaruh terhadap pemasaran promosi pariwisata Kabupaten Berau,” ujar Yudha.
Ia menjelaskan, dukungan terhadap kreativitas generasi muda ini berjalan selaras dengan visi dan misi besar Pemerintah Kabupaten Berau.
Fokus utamanya adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar lebih unggul, adaptif terhadap teknologi, serta memiliki daya saing yang kuat di masa depan.
Yudha menambahkan, promosi pariwisata saat ini tidak boleh hanya terpaku pada keindahan destinasi alam semata.
Kekayaan budaya, keragaman kesenian, hingga nilai-nilai peninggalan sejarah yang tersimpan di museum juga harus menjadi materi promosi yang menarik.
Melalui konten vlog yang apik, potensi-potensi tersebut dapat dikemas secara modern, sehingga lebih mudah dikenal sekaligus mampu menumbuhkan rasa kepedulian generasi muda terhadap pelestarian warisan daerah.
“Anak-anak muda juga berperan penting dalam mempromosikan destinasi yang ada di Kabupaten Berau,” tuturnya.
Disbudpar Berau juga mengapresiasi seluruh peserta dan berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan lomba vlog tersebut.
Kolaborasi antara pemerintah, komunitas kreatif, dan pihak pendukung lainnya diharapkan dapat terus berlanjut guna membangun ekosistem pariwisata Berau yang lebih digital dan mendunia. (Adv)





