Perkuat Produksi Jagung Petani, Pemkab Berau Salurkan 23,5 Ton Benih NK306

diterbitkan: Minggu, 23 Agustus 2026 10:18 WITA
Foto: Ilustrasi AI

NUSANTARA TERKINI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memberikan atensi khusus terhadap penguatan produksi jagung petani di Berau.

Salah satunya dengan melakukan penyaluran bantuan benih jagung varietas Syngenta NK306 dengan total mencapai 23.535 kilogram atau 23,5 ton.

Penyaluran bantuan benih ini dilakukan melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Berau kepada kelompok tani di 11 kecamatan.

Kepala DTPHP Berau, Lita Handini mengatakan, penyaluran bantuan benih ini dilakukan dengan didampingi oleh Tim Bidang Tanaman Pangan DTPHP Berau serta Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) di masing-masing wilayah.

Baca juga  Pemprov Kaltim Lepas Tangan, Pemkab Berau Siapkan Rp30 Miliar Cover BPJS 4.194 Warga

“Kita lakukan pendampingan untuk memastikan bantuan yang disalurkan sesuai. Pemberian bantuan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat sektor pertanian,” kata Lita.

Sementara itu, Fungsional Analis Pasar Hasil Pertanian DTPHP Berau, Wono Nugroho menambahkan, penyaluran benih varietas NK306 ini sesuai dengan mayoritas usulan dari para petani.

“Hampir 90 persen usulan mengarah ke varietas NK306,” sebutnya.

Baca juga  Festival Bekudung Betiung Tumbit Dayak Didorong Masuk Kalender Event Pariwisata Nasional

Salah satu alasan permintaan varietas jenis ini, karena dinilai sesuai dengan kebutuhan riil dan karakteristik lahan petani. Harapannya, jagung yang dihasilkan para petani nantinya bisa lebih maksimal.

Lebih dari itu, program ini juga diharapkan dapat membantu menekan laju alih fungsi lahan pertanian di Bumi Batiwakkal— nama lain dari Berau.

Para petani didorong untuk tetap mengoptimalkan layan yang ada serta lahan yang belum dimanfaatkan untuk bertani jagung dengan adanya bantuan benih yang berkualitas dari pemerintah daerah.

Baca juga  Festival Manutung Jukut, Cara Pemkab Berau Ajak Masyarakat Gemar Makan Ikan

“Harapannya ke depan jagung yang dihasilkan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal, tapi juga dapat dipasarkan lebih luas,” tuturnya.

Untuk diketahui, tidak seluruh kecamatan di Berau mendapatkan bantuan dalam distribusi kali ini. Beberapa daerah seperti Maratua dan Tanjung Redeb tercatat belum masuk dalam sasaran penyaluran. (*/adv)

Bagikan:
Berita Terkait