Website Kecamatan Dievaluasi, Diskominfo Berau Tegaskan Informasi Harus Terus Diperbaharui

diterbitkan: Sabtu, 22 Agustus 2026 04:35 WITA
Tim Diskominfo Berau saat melakukan monev pengelolaan website kecamatan. (Foto: Diskominfo Berau)

NUSANTARA TERKINI – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau melakukan evaluasi terhadap pengelolaan website kecamatan di Kabupaten Berau.

Langkah ini dilakukan guna memastikan bahwa website tersebut tidak hanya sekedar ada, tapi informasi yang ada harus terus diperbaharui.

Jadi, masyarakat yang ingin mengetahui update terkait informasi pemerintahan, khususnya di wilayah kecamatan itu sendiri dapat melihat di website tersebut.

Baca juga  Gelar Pasar Ikan Murah di PPI Sambaliung, Diskan Berau Siapkan 7 Ton Ikan Segar

Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi mengatakan, dalam pelaksanaan evaluasi, tim secara langsung turun melihat proses pengelolaan website tersebut.

“Tim akan mengecek secara keseluruhan dari website kecamatan ini. Jadi bukan hanya bicara ada atau tidaknya website itu, tapi lebih kepada pengelolaannya,” kata Didi.

Perkembangan Teknologi dan Kebutuhan Masyarakat

Didi menyebutkan, evaluasi yang dilakukan ini sebagai upaya perbaikan dan penguatan pelayanan di tengah perkembangan teknologi yang saat ini semakin pesat.

Baca juga  Rumuskan Rencana Aksi 2026, Berau Harus Punya Arah Jelas dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif

“Ini (perkembangan teknologi) membuat kebutuhan masyarakat terhadap informasi yang cepat dan mudah diakses semakin tinggi,” tuturnya.

Makanya website kecamatan ini harus menjadi pintu masuk bagi masyarakat untuk mendapatkan berbagai informasi dan pelayanan pemerintahan.

Dalam pelaksanaan evaluasi, tim juga melakukan diskusi dengan pengelolaan website terkait dengan kendala yang dihadapi serta memberikan masukan terkait penguatan informasi.

Baca juga  Diskoperindag Berau Pastikan Siap Beri Pendampingan Penuh Bagi Perajin Tenun di Bumi Batiwakkal

Salah satu yang ditekankan di sini adalah penyampaian informasi harus aktual dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Artinya, bukan hanya kegiatan yang disi di website tersebut.

“Misalnya dibuatkan konten alur pelayanan. Informasi-informasi seperti ini pasti sangat dibutuhkan masyarakat. Harapannya pihak kecamatan dapat lebih serius dalam mengelola website ini,” pungkasnya. (*/adv)

Bagikan:
Berita Terkait