Cegah Kecelakaan di Destinasi Wisata, DPRD Berau Ingatkan Aspek Keamanan dalam Sektor Pariwisata

diterbitkan: Minggu, 20 April 2025 06:52 WITA
Objek Wisata Air Terjun Tembalan di Kecamatan Segah, Berau

BERAU – DPRD Berau menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata di Bumi Batiwakkal. Namun ada beberapa hal yang menjadi catatan bagi Wakil Ketua Komisi II DPRD Berau, Arman Nofriansyah.

Dia menyebut masih ada beberapa destinasi wisata di Berau yang kurang memerhatikan aspek keselamatan. Contohnya, objek wisata Air Terjun Tembalang, di mana ada pengunjung yang dilaporkan tenggelam di lokasi wisata tersebut.

Baca juga  Ironi Pengangguran Berau: 500 Lowongan Sawit "Dicuekin", Padahal Masuk Tambang Makin Susah

“Aspek keselamatan benar-benar harus diperhatikan. Jangan sampai kejadian-kejadian seperti itu terulang. Walaupun hal tersebut termasuk musibah, tapi langkah pencegahan harus bisa diterapkan,” kata Arman.

Arman menambahkan, pihak pengelola pariwisata harus bisa mengantisipasi segala bentuk kecelakaan, dengan memastikan aspek keamanan tersedia dengan baik. Dalam hal itu, ia meminta Pemkab Berau untuk rutin melakukan sosialisasi dan pendampingan dalam penerapan aspek keamanan di sektor pariwisata.

Baca juga  DPRD Berau Ingatkan Pemerintah, Sejumlah Persoalan Pasca Banjir Belum Sepenuhnya Tuntas

“Semua destinasi wisata harus bisa diperhatikan keamanannya, supaya ke depan tidak lagi terjadi hal-hal seperti itu,” tambahnya.

Selain itu, dirinya juga menyarankan agar infrastruktur ditempat wisata dapat lebih diperhatikan dan dilengkapi agar lebih memadai sehingga membuat para pengunjung betah dalam menikmati liburannya.

“Ya infrastruktur dan fasilitas juga harus dilengkapi. Saya kemarin juga liburan ke Pulau Kaniungan, ada hal-hal yang kami temukan, yang cukup miris. Dimana sampah itu masih dibuang masyarakat ke pinggir bibir-bibir pantai dikarenakan mobil pengangkut sampahnya rusak,” ungkapnya.

Baca juga  DPRD Berau Minta Momentum Penurunan Harga Pupuk Dimanfaatkan Dengan Optimal

Oleh karena itu, menurut Arman hal itu dapat mengurangi estetika dan kenyamanan tempat wisata. Sehingga ia pun mendorong dinas terkait seperti dinas pariwisata untuk dapat lebih aktif memberikan edukasi dan pemahaman serta rasa aman dan nyaman kepada pariwisata. (adv)

 

Bagikan:
Berita Terkait