NUSANTARA TERKINI – Kapasitas jaringan telekomunikasi di Pulau Derawan kini mengalami peningkatan signifikan demi mendukung kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Berau.
Penambahan bandwidth tersebut dilakukan langsung oleh pihak Telkom pasca audensi bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Berau pada Kamis (16/04/26).
Peningkatan kapasitas ini menjadi jawaban atas keluhan masyarakat serta para pelancong mengenai kondisi sinyal yang sering terkendala saat musim puncak kunjungan.
EVP Telkom Irwan Andrianto Nugroho mengonfirmasi bahwa saat ini bandwidth untuk Pulau Derawan telah dinaikkan dari 750 menjadi 1.200 Mbps.
Perkuat Jaringan Kawasan Wisata
Langkah penanganan ini tidak hanya ditujukan bagi Pulau Derawan namun juga dirancang untuk memperkuat jangkauan layanan hingga ke Pulau Maratua.
Pihak Telkom berkomitmen penuh dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata di Bumi Batiwakkal yang dinilai memiliki potensi ekonomi sangat besar.
Wakil Bupati Berau Gamalis menekankan bahwa pemenuhan infrastruktur digital merupakan tantangan daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan.
Berdasarkan data pemerintah jumlah kunjungan wisatawan ke Berau hingga pertengahan April 2026 ini telah mencapai angka 201.852 orang.
“Tahun 2026 hingga pertengahan April ini kunjungan wisatawan ke Berau mencapai 201.852. Kami berharap ke depan ini semakin meningkat,” ungkap Gamalis.
Akselerasi Transformasi Digital
Ketua DPRD Berau Dedy Okto Nooryanto turut mendorong adanya penambahan menara pemancar atau tower di wilayah yang masih terkendala jaringan seperti Pulau Kaniungan.
Kehadiran sinyal yang stabil dinilai tidak hanya menguntungkan sektor pariwisata tetapi juga membantu aktivitas ekonomi para nelayan lokal.
Pemerintah Kabupaten Berau memandang penting adanya percepatan transformasi digital melalui sinergi yang kuat bersama para pemangku kepentingan.
Selain melakukan pembenahan infrastruktur Telkom juga berencana segera melakukan survei lapangan untuk menindaklanjuti kebutuhan jaringan di 13 kecamatan lainnya.
“Layanan telekomunikasi ini menjadi penggerak perekonomian oleh karena kami memandang penting untuk mendorong percepatan transformasi digital,” pungkas Gamalis.(*/Ika/NT)






