DPRD Berau Dorong Pemkab Jalin Kerja Sama dengan Pasar Internasional, Sebarluaskan Pemasaran Coklat Berau

diterbitkan: Jumat, 13 Juni 2025 04:10 WITA
Produk kakao asal Berau diharap bisa tembus pasar global (IST)

BERAU – Wakil Ketua II DPRD Berau, Subroto mendorong Pemkab Berau untuk bisa mengoptimalkan kerja sama dengan banyak pihak untuk mendukung pemasaran produk-produk unggulan dari Bumi Batiwakkal.

Subroto meminta, Pemkab Berau mulai mengoptimalkan penjajakan kerja sama dengan pelaku pasar internasional. Dengan demikian, produk-produk Berau yang sudah teruji kualitasnya bisa menjangkau pasar yang lebih luas.

“Pasar dunia sudah menunjukkan ketertarikannya dengan produk yang kita miliki. Itu merupakan peluang yang harus kita tangkap,” tutur Subroto.

Baca juga  Dermaga Teluk Sulaiman Diharap Bisa jadi Gerbang Baru Bagi Perekonomian di Wilayah Pesisir Berau

Dia menjelaskan, salah satu produk yang sudah teruji kualitasnya adalah produk coklat atau kakao Berau. Selama ini coklat Berau menjadi salah satu bahan baku utama dalam pembuatan susu dari merek terkenal di Indonesia.

Situasi tersebut menunjukkan bahwa kualitas produk Berau, khususnya coklat atau kakao memiliki pasar yang jelas. Sehingga tidak salah jika peluang tersebut diperluas dengan membuka peluang pemasaran hingga ke kancah global.

Baca juga  Soal Ketimpangan Pendapatan Turut jadi Sorotan, DPRD Berau: Pemerataan Ekonomi Perlu Dioptimalkan

Namun untuk mencapai hal tersebut, dia meminta Pemkab Berau untuk bisa terlebih dahulu mempersiapkan istem ekspor yang efisien, mulai dari peningkatan produksi, dukungan infrastruktur, strategi pemasaran, hingga menjalin kerja sama dengan pasar internasional.

“Pasar dunia sudah melirik, tinggal bagaimana kita bisa memaksimalkan potensi yang ada. Jangan sampai petani hanya jadi penonton dari keberhasilan coklat Berau di luar sana,” pungkasnya.

Baca juga  DPRD Minta Anggaran Maratua Jazz Bisa Difokuskan untuk Pemberdayaan UMKM

DPRD Berau, lanjut Subroto, akan terus mendorong pemerintah daerah agar lebih agresif dalam mengembangkan produk lokal yang punya daya saing tinggi. Selain menambah devisa, penguatan ekspor coklat juga diyakini akan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat. (adv)

Bagikan:
Berita Terkait