NUSANTARA TERKINI – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Berau menunjukkan kepedulian sosial mereka melalui aksi nyata di tengah bulan suci Ramadan. Sejumlah paket takjil dibagikan secara langsung kepada para pengguna jalan yang melintasi kawasan Jalan Pangeran Diponegoro II, Tanjung Redeb.
Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (27/02/26) sore lalu, dengan dihadiri pejabat kementerian agama setempat. Program berbagi tersebut merupakan bagian dari rangkaian pembelajaran dalam kegiatan Pesantren Kilat MAN Berau 1447 Hijriah.
Kepala MAN Berau Khoiri Rohmanilah memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat seluruh panitia dan peserta didik. Para siswa dinilai luar biasa karena mampu berinisiatif mengumpulkan donasi hingga turun langsung ke jalanan.
Ia berharap segala jerih payah para siswa dalam menebar kebaikan ini dicatat sebagai amal jariah. Penyerahan bantuan makanan ringan ini diharapkan bisa membantu masyarakat luas yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba.
“Kepada warga masyarakat yang melintas, mohon terima takjil sederhana ini,” kata Khoiri.
Penanaman Karakter dan Empati Siswa
Kegiatan bakti sosial ini menjadi agenda penutup yang manis setelah para siswa mengikuti rangkaian Pesantren Kilat. Selain berbagi di jalanan, agenda hari terakhir tersebut juga diisi dengan kegiatan berbuka puasa bersama di Mushalla MAN Berau.
Pihak sekolah menegaskan bahwa aksi ini adalah wujud komitmen madrasah dalam membentuk karakter peserta didik. Nilai kepedulian sosial dan empati sengaja ditanamkan agar siswa memiliki kepekaan terhadap sesama manusia.
Interaksi langsung dengan warga di lapangan dipercaya dapat mempererat tali silaturahmi antara lingkungan madrasah dengan masyarakat sekitar.
“Semangat berbagi ini mengajarkan anak didik bahwa kebahagiaan sejati muncul saat seseorang mampu memberikan manfaat bagi orang lain,”jelasnya.
Selain mengejar sisi kemanusiaan, pihak madrasah juga menekankan pentingnya mengejar keberkahan di bulan suci. Hal ini sejalan dengan ajaran agama mengenai besarnya pahala bagi mereka yang memberi makan orang yang sedang berpuasa.
“Semoga ini membantu meringankan kebutuhan untuk berbuka puasa tepat waktu,” pungkas Khoiri.





