Bawa Sajam dan Ngamuk Saat Salat Tarawih, Pria 48 Tahun di Sungai Pinang Diamankan Warga

diterbitkan: Kamis, 6 Maret 2025 01:11 WITA
Tangkapan layar dari rekaman CCTV di Masjid Baitul Arif, Samarinda

SAMARINDA – Warga Jalan Damanhuri Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang dibuat panik saat menjalankan ibadah Salah Tarawih di Masjid Baitul Arif.

Pasalnya seorang pria berinisial SF (48) tiba-tiba masuk melalui pintu samping masjid, dan mengacungkan dua bilah senjata tajam. Kapolsek Sungai Pinang, AKP Aksarudin Adam

Menjelaskan SF diketahui membawa sebilah parang sepanjang nyaris 50 cm di tangan kanannya.

Baca juga  Kerusakan Jalan di KM 28 Desa Batuah Berdampak ke Puluhan Rumah, BBPJN Mulai Lakukan Investigasi

“Sajam lainnya itu pisau penusuk, panjang belasan cm di tangan kirinya. Ini membuat situasi di masjid tegang,” terangnya.

Ketegangan semakin menjadi-jadi ketika SF mendekati imam yang memimpin salat. Namun beruntungnya, sang ibu dari SF ada di lokasi kejadian. Sehingga, sebelum keadaan jadi semakin buruk, sang ibu langsung mendatangi pelaku dan memeluknya.

Baca juga  Diikuti 435 Peserta, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Resmi Buka Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026 di Samarinda

“Itu jadi kesempatan bagi Jemaah lain untuk mengambil tindakan. Mereka berhasil mengamankan SF dan juga sajam yang dia bawa,” sambung dia.

Berdasarkan hasil penyelidikan serta rekaman CCTV, SF diketahui membawa senjata tajam tanpa izin, yang melanggar Pasal 2 Ayat 1 Undang-Undang Darurat Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 1951.

“Kami berhasil menyita satu bilah parang dengan gagang coklat sepanjang 45 cm, satu bilah pisau penusuk sepanjang 17 cm, serta satu bungkus kalender. Saat ini, pelaku telah diamankan di Polsek Sungai Pinang guna penyelidikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Baca juga  Rumah Salju Samarinda Diserbu Pengunjung, Cek Lokasi dan Tiket Masuknya di Sini

Bagikan:
Berita Terkait