BKD Kaltara Dorong peningkatan Kualitas ASN lewat Asesmen Terukur

diterbitkan: Jumat, 19 Desember 2025 05:56 WITA
Pembekalan terhadap ASN Pemprov Kaltara untuk mengikuti asesmen.

TANJUNG SELOR – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalimantan Utara (Kaltara) terus mendorong peningkatan kualitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara melalui asesmen yang lebih terstruktur.

Ini dilakukan karena saat ini asesmen dinilai menjadi strategi utama untuk meng-upgrade sumber daya manusia (SDM) dan memastikan promosi jabatan dilakukan berdasarkan prestasi, bukan sekadar melihat dari sisi senioritas.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKD Kaltara, Andi Amriampa mengatakan, asesmen memberikan gambaran nyata tentang kemampuan setiap ASN. Jadi, hasil dari assesen akan menjadi dasar untuk menentukan potensi, kebutuhan pengembangan, hingga kelayakan untuk dilakukan promosi.

Baca juga  Bupati Syarwani Tegaskan ASN Bulungan Wajib Serap Beras Lokal  ‎

“Asesmen ini memberikan penilaian yang jauh lebih akurat. Jadi setiap promosi yang dilakukan, itu betul-betul didasarkan pada prestasi dan kinerja dari ASN itu sendiri, bukan karena faktor lain,” kata Andi Amriampa.

Selama tahun 2024, kata Andi Amriampa, BKD Kaltara beberapa kali mendapatkan penghargaan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) terkait pembinaan SDM aparatur yang dinilai efektif dan objektif.

Baca juga  Tenaga Harian Lepas Dikukar Dapat THR, Dicairkan Mulai 24 Maret 2025

Tentu, capaian ini tidak lepas dari keseriusan dari pemerintah daerah dalam menggunakan asesmen sebagai alat ukur utama.

“Kita ingin ASN Pemprov Kaltara punya standar kerja yang tinggi,” ujarnya.

Ia pun menegaskan asesmen yang dilakukan bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari proses pembinaan jangka panjang untuk menyiapkan aparatur yang adaptif dan berkompeten.

Baca juga  Juni Nanti, Pegawai BIN Direncanakan Mulai Berkantor di IKN

“ASN punya banyak tugas dan tanggung jawab. Dengan asesmen, kita bisa melihat kebutuhan peningkatan kompetensi sekaligus menentukan kebijakan kenaikan pangkat secara lebih objektif,” tegasnya.

Oleh karena itu, penerapan asesmen yang konsisten diharapkan dapat menciptakan birokrasi yang semakin profesional dan responsif terhadap kebutuhan pembangunan daerah, khususnya di Kaltara. (**)

Bagikan:
Berita Terkait