TANJUNG REDEB – Bupati Berau, Sri Juniarsih memimpin apel perdana tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Berau pada Senin (5/1/2026).
Ada beberapa hal yang ditegaskan oleh Bupati Sri di pembukaan tahun 2026 ini, mulai dari loyalitas dan integritas kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau.
Menurut Bupati Sri, kesetiaan terhadap pimpinan dan pemerintah merupakan kunci utama dalam menuntaskan agenda pembangunan daerah.
“Semua ASN harus loyal terhadap atasan. Ini pesan yang selalu saya sampaikan ke semua ASN di Pemkab Berau,” kata Bupati Sri.
Sebagai bentuk apresiasi atas loyalitas tersebut, Bupati Sri berkomitmen memastikan proses kenaikan jabatan berjalan sesuai harapan. Terlebih, mulai tahun ini Pemkab Berau telah menerapkan skema manajemen talenta.
Dalam sistem ini, kesetiaan terhadap bangsa dan negara menjadi acuan utama bagi ASN yang ingin meraih posisi atau jabatan yang lebih baik.
“Ini adalah hak yang tentu akan didapatkan oleh semua ASN selama mereka menunjukkan loyalitas dan dedikasi sebagai abdi negara,” tuturnya.
Bupati Sri juga memberikan instruksi khusus terkait dengan koordinasi kepada 47 kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Berau.
Ia juga meminta agar setiap kebijakan strategis serta tugas luar daerah harus dilaporkan langsung kepada kepala daerah.
Ini penting agar pengambilan keputusan dapat berlangsung secara objektif berdasarkan pantauan aktual di lapangan.
“Laporan saya minta diberikan secara berkala agar kebijakan bisa tepat sasaran. Ini akan menyinergikan setiap keputusan pemerintah,” jelas Bupati Sri.
Di sisi lain, Bupati Sri juga mengingatkan kepada para ASN untuk tetap kreatif dan inovatif meski kondisi fiskal daerah sedang mengalami pengetatan.
Namun, di tengah anggaran yang lebih kecil dikelola tahun ini, Pemkab Berau tetap menargetkan untuk mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Seluruh program harus berjalan lurus sesuai aturan guna menghindari pelanggaran hukum, sebagaimana yang sempat menimpa oknum ASN pada tahun lalu.
“Pemerintah harus tetap bersih dan berjalan sesuai regulasi untuk selamanya. Koordinasi akan dibuat terbuka. Siapapun dapat melaporkan progres kinerja demi tercapainya target pembangunan yang kita cita-citakan,” pungkasnya. (**)







