Sukses Besar di Sambaliung, Pasar Ikan Murah Bakal Digelar Bulanan di Tiga Kecamatan

diterbitkan: Senin, 18 Mei 2026 07:10 WITA
Pasar Ikan Murah Berau
Bupati Berau Sri Juniarasih saat hadir dalam operasi pasar ikan murah di TPI Sambaliung dalam upaya menurunkan inflasi akibat harga ikan tinggi. (Foto: Prokopim Berau)

NUSANTARA TERKINI – Rencana Pemerintah Kabupaten Berau untuk menghadirkan jaring pengaman sosial lewat pangan murah berbuah sukses besar.

Pelaksanaan perdana pasar ikan murah yang digelar di Kecamatan Sambaliung diserbu ratusan warga hingga berhasil meludeskan sekitar 6,4 ton ikan segar dari berbagai jenis dalam waktu singkat.

Melihat tingginya animo dan antusiasme masyarakat yang datang memborong, Dinas Perikanan Kabupaten Berau langsung bergerak cepat.

Pihaknya berencana mendongkrak volume pasokan komoditas ikan secara jor-joran hingga menyentuh angka 10 ton pada pelaksanaan bulan berikutnya.

Siapkan Pasokan Lebih Jumbo ke Depan

Kepala Dinas Perikanan Berau, Abdul Majid, mengaku sangat terkejut sekaligus puas dengan respon cepat dari masyarakat. Evaluasi dari kesuksesan di Sambaliung ini menjadi tolok ukur bagi pemda untuk memperbesar skala gerakan pasar murah berkala ini.

Baca juga  Disdik Wilayah IV Kaltim Berhentikan Sementara Guru Agama Tersangka Kekerasan Seksual

“Ini kita mencoba dengan 6,4 ton sudah antusias masyarakatnya sangat luar biasa. Berartinya ke depan kita naikkan lagi jumlah yang akan kita siapkan nanti, mungkin nanti 8, 9, sampai 10 ton,” ujar Abdul Majid, Sabtu (16/5/2026).

Majid menjelaskan, pasokan ikan yang disediakan dalam program ini sepenuhnya merupakan hasil tangkapan murni dari para nelayan lokal Berau.

Demi menjaga stabilitas stok jumbo tersebut, pihaknya terus menjalin koordinasi yang erat dengan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Berau.

Selain menambah volume ikan, manajemen waktu pelaksanaan juga diubah demi kenyamanan warga. “Makanya tadinya rencana hari Minggu kita majukan ke Sabtu. Ternyata hari Sabtu lebih membuka peluang, jadi hari Minggu kan orang bisa berkegiatan lain,” tambahnya.

Baca juga  Pusdiklat Dimulai, Paskibra Berau 2025 Diarahkan Jadi Role Model untuk Generasi Muda

Tiga Kecamatan Jadi Titik Potensial Berikutnya

Dari total 13 kecamatan yang ada di Kabupaten Berau, Dinas Perikanan mengidentifikasi wilayah perkotaan dan padat penduduk sebagai target utama.

Titik-titik potensial untuk penyelenggaraan program pasar ikan murah lebih jumbo ke depannya meliputi Kecamatan Tanjung Redeb, Sambaliung, dan Gunung Tabur.

Menariknya, harga miring yang ditawarkan dalam program bulanan ini sama sekali tidak menggunakan skema subsidi dana APBD dari pemerintah.

Rahasianya terletak pada pemotongan rantai distribusi, di mana pihak dinas langsung mengambil ikan dari nelayan pertama tanpa melalui tengkulak, sehingga harga yang sampai ke tangan konsumen jauh di bawah harga pasaran umum.

Baca juga  Implementasi Kurikulum Antikorupsi di Berau untuk Siswa Sekolah

Meskipun dijual murah dan berskala besar, Majid menggaransi aktivitas ini tidak akan merusak omzet atau merugikan para pedagang ikan harian di pasar rakyat.

Langkah ini murni merupakan bagian dari fungsi pemerintah untuk mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas daya beli masyarakat secara berkala.

“Dengan adanya pasar ikan murah ini bukan berarti mematikan pasar-pasar yang ada. Karena durasinya terbatas dan tidak tiap hari, fungsi pemerintah di sini adalah murni mengendalikan harga pasar,” pungkasnya.(*)

Bagikan:
Berita Terkait