Digitalisasi Sistem Absensi ASN, Diskominfo Berau Perkenalkan iPresensi yang Lebih Efektif

diterbitkan: Minggu, 7 Desember 2025 04:13 WITA
Tampilan aplikasi iPresensi yang diperkenalkan Diskominfo Berau untuk mendukung digitalisasi di lingkungan Pemkab Berau (IST)

BERAU – Dalam mendukung tranformasi digital di lingkungan Pemkab Berau, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau memperkenalkan aplikasi iPresensi. Aplikasi tersebut dibuat untuk mengoptimalkan sistem absensi di kalangan ASN Pemkab Berau.

Penerapan sistem absensi digital tersebut dilakukan sebagai langkah strategis untuk untuk mempermudah absensi pegawai di lingkungan Pemkab Berau. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau, Didi Rahmadi menerangkan bahwa aplikasi tersebut merupakan fondasi baru.

Baca juga  Pemkab Berau Beri Solusi untuk Pelaku UMKM Terkait Permodalan dan Akses Pasar

“Ini bukan sebatas mengganti fingeriprint, tapi fondasi baru dalam  tata kelola kepegawaian yang lebih transparan dan mudah diaudit,” terang Didi.

Didi juga mengatakan bahwa dengan absensi digital ini, proses pendataan jauh lebih cepat dan akurat. Dijelaskannya pegawai nantinya cukup menggunakan handphone yang mereka miliki. Selain lebih murah, proses pengawasan kehadiran juga jauh lebih mudah.

Baca juga  Disbudpar Beri Pelatihan untuk Pengelola Wisata di Segah, Upaya Mitigasi Bencana dan Kecelakaan di Kawasan Wisata

Dia menambahkan, penggunaan sistem berbasis gawai memangkas banyak kebutuhan operasional, mulai dari perawatan mesin fingerprint hingga pengadaan perangkat baru setiap beberapa tahun.

Dia mengatakan, ke depan absensi ASN Pemkab Berau berpindah ke platform ipresensi.beraukab.go.id, yang bisa diakses semua ASN selama terhubung dengan jaringan internet. Sistem ini juga didukung integrasi Google Maps, memungkinkan verifikasi lokasi pegawai sesuai radius yang telah ditentukan.

Baca juga  Bupati Berau Ajak Masyarakat Berau untuk Menjaga Kebersihan Sungai, Ingatkan Warga Tak Buang Sampah ke Sungai

Namun, meski mengupayakan tranformasi digital, Didi memahami bahwa tidak semua wilayah di Berau sudah terjangkau jaringan internet yang stabil. Sehingga pihanya berencana menerapkan sistem yang fleksibel di awal penggunaan iPresensi ini.

“Poin utamanya tetap pada pelayanan yang tetap berjalan. Jadi semuanya fleksibel di awal dulu,” pungkasnya. (adv)

Bagikan:
Berita Terkait