Disbudpar Berau Jadikan Film dan Video Ujung Tombak Promosi Wisata

diterbitkan: Rabu, 11 Maret 2026 08:00 WITA
Darma Festival Teater (DaFT) IV Ajang Kreativitas Pelajar Berau 2025.

NUSANTARA TERKINI,– Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Berau resmi mengambil langkah taktis dengan mengubah pola promosi pariwisata daerah.

Karya visual berupa film dan video kini didapuk menjadi ujung tombak baru untuk menyihir mata wisatawan agar datang berkunjung ke Bumi Batiwakkal.

Melalui Bidang Bina Usaha Jasa Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, pemerintah daerah menyadari subsektor audio visual memiliki daya ledak yang jauh lebih masif dibandingkan metode promosi konvensional.

Baca juga  Efek Jembatan Sei Nibung, Wisata Biduk-Biduk Kedatangan 15 Ribu Wisatawan

Keindahan alam dan kekayaan budaya Berau kini siap dibingkai melalui lensa kamera para kreator lokal.

Kepala Bidang Bina Usaha Jasa Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Disbudpar Berau. Nurjatiah membeberkan bahwa strategi ini merupakan bagian dari upaya besar mengawinkan pertumbuhan ekonomi kreatif dengan sektor pariwisata.

“Tugas fungsi kami adalah pengembangan wisata seperti film, video, dan sarana lainnya,” ujar Nurjatiah memberikan penjelasan.

Baca juga  Sikapi Keresahan Masyarakat terkait Kelangkaan Pasir dan Koral di Berau, Bupati Sri Segera Bentuk Pokja Galian C

Senjata Baru Bernama Talenpekda

Manuver tajam Disbudpar ini bukan tanpa landasan yang kuat. Nurjatiah mengungkapkan, kini bersandar pada Peta Jalan Pengembangan Ekonomi Kreatif Daerah atau yang lebih akrab disebut Talenpekda.

Cetak biru ini mengintegrasikan enam subsektor potensial, mulai dari sastra, kuliner, seni pertunjukan, video film hingga pengembangan aplikasi digital.

Keberadaan Talenpekda menjadi kompas utama bagi pemerintah daerah untuk menyusun skema pelatihan yang terarah.

Baca juga  Bupati Sri Tegaskan Pemkab Berau Komitmen Kelola Sampah Secara Maksimal

Disbudpar kini memiliki ruang yang lebih luas, untuk memberikan dukungan langsung kepada komunitas maupun individu yang berkecimpung di industri kreatif.

“Dengan adanya ini maka kita bisa membantu atau mensupport rekan rekan yang bergerak di komunitas,” tambahnya.

Topik:
Bagikan:
Berita Terkait