Disbudpar Berau Siapkan Hutan Anggrek Tubaan Jadi Destinasi Wisata Eksklusif

diterbitkan: Sabtu, 28 Februari 2026 09:16 WITA
Sekretaris Disbudpar Berau, Samsiah Nawir.
Sekretaris Disbudpar Berau, Samsiah Nawir.

NUSANTARA TERKINI – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau mulai melirik potensi besar di Kampung Tubaan, Kecamatan Tabalar, yang direncanakan akan dikembangkan menjadi destinasi wisata hutan anggrek.

Langkah pengembangan ini bermula dari temuan literasi yang luar biasa, di mana Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kampung Tubaan berhasil menyusun buku yang mendokumentasikan seluruh jenis anggrek yang tumbuh alami di hutan kampung tersebut.

Penemuan ini menjadi pembuka jalan bagi pemerintah untuk menggali lebih dalam kekayaan flora yang selama ini tersembunyi.

Baca juga  Bukan Sekadar Healing, Wisatawan Diajak Jadi Penjaga Ekosistem Lokal

Plt Sekretaris Disbudpar Berau, Samsiah Nawir, mengungkapkan rasa kagumnya terhadap keberagaman hayati yang ditemukan di wilayah tersebut.

Menurutnya, potensi ini merupakan aset unik yang belum banyak tersentuh dan memiliki nilai jual tinggi di sektor pariwisata minat khusus.

“Ternyata kita baru tahu bahwa anggrek di Berau itu sangat banyak. Nah ini sesuatu yang unik ya, sesuatu yang beda,” ungkap Samsiah, Kamis (26/2/2026).

Baca juga  Rencana Pembangunan Rumah Adat Bajau, Bisa Jadi Magnet Baru Pariwisata Derawan

Keseriusan pemerintah dalam menggarap potensi ini dibuktikan dengan rencana peninjauan lapangan yang melibatkan berbagai pihak.

Disbudpar Berau akan menggandeng jaringan mitra pariwisata, komunitas pendaki, hingga akademisi dari Universitas Muhammadiyah Berau untuk membedah potensi serta aspek keberlanjutan hutan anggrek tersebut.

“Insya Allah setelah lebaran kita akan turun ke lapangan,” ucap Samsiah.

Samsiah optimistis, hutan anggrek ini akan menjadi primadona baru, terutama bagi para wisatawan yang mencari ketenangan atau sekadar ingin melepas penat dari hiruk-pikuk perkotaan.

Baca juga  Ritual Adat Bakudung Batiung hingga Maratua Jazz Isi Kalender Wisata Berau 2026

Dengan tren healing di alam terbuka yang tengah populer, Kampung Tubaan diprediksi mampu menarik minat pencinta bunga dan petualang hutan.

“Mudah-mudahan ini nanti bisa menjadi salah satu daya tarik wisata minat khusus yang baru, bagi pencinta bunga, pencinta healing di hutan. Ini kan sekarang lagi tren healing di hutan,” pungkasnya. (*/Adv)

Bagikan:
Berita Terkait