Jadwal Pencairan Tunjangan Profesi Guru Madrasah Dimulai Pekan Ini

diterbitkan: Jumat, 6 Maret 2026 03:00 WITA
Ilustrasi guru madrasah. Foto: Internet.

NUSANTARA TERKINI – Kementerian Agama membawa angin segar bagi para tenaga pendidik madrasah di seluruh Indonesia. Pencairan Tunjangan Profesi Guru dipastikan mulai mengalir ke rekening penerima secara bertahap pada pekan ini.

Percepatan langkah ini merupakan eksekusi langsung atas instruksi Menteri Agama Nasaruddin Umar. Hal tersebut dilakukan demi memastikan kelancaran urusan administratif seluruh tenaga pendidik.

“Agar hak para guru madrasah dapat segera diterima,” kata Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amien Suyitno di Jakarta pada Kamis (5/3/2026).

Baca juga  Satu Penghulu Satu Kecamatan, Kemenag Berau Kewalahan Layani Pernikahan

Amien menjamin dana tersebut akan langsung disalurkan bagi pengajar yang kelengkapan berkas administrasinya sudah dinyatakan tuntas.

“Proses pencairan tunjangan sudah mulai berjalan secara bertahap pada pekan ini,” imbuhnya.

Ratusan Ribu Guru Menunggu Antrean

Data terbaru menunjukkan pemerintah telah menerbitkan lebih dari 246 ribu surat keputusan hingga awal Maret. Angka tersebut sudah mencakup puluhan ribu guru yang baru saja lulus program pendidikan profesi tahun lalu.

Baca juga  Komitmen Selesaikan Tapal Batas Berau - Kutim secara Bermartabat dan Persaudaraan

Sementara itu masih ada sekitar 158 ribu tenaga pendidik yang harus bersabar menunggu penyelesaian finalisasi data. Pemerintah berjanji akan merampungkan pencetakan surat keputusan tahap lanjutan pada tanggal tujuh dan sembilan Maret mendatang.

Bantuan dana tersebut dinilai sebagai wujud nyata apresiasi negara terhadap pengabdian para pengajar yang sabar mendidik anak bangsa. Kemenag terus berupaya membenahi sistem birokrasi mereka.

Baca juga  Buka Penjaringan Balon Bupati dan Wabup, Gerindra Bulungan Tegaskan Gratis

“Kami berupaya memastikan penyalurannya semakin cepat, tepat, dan akuntabel,” tegasnya.

Bantuan finansial ini diharapkan mampu menjadi pemacu motivasi para tenaga pendidik madrasah di seluruh penjuru negeri. Mereka memegang peran vital dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas.

“Mencetak generasi unggul serta memperkuat kualitas pendidikan Islam di Indonesia,” tandasnya.

Bagikan:
Berita Terkait