Kecam Keras Dugaan Penculikan dan Penganiayaan Warga, Ketua DPRD Kaltara: Ini Kejahatan Luar Biasa

diterbitkan: Jumat, 15 Mei 2026 10:34 WITA
Ilustrasi AI

NUSANTARA TERKINI – Video pengakuan dugaan penculikan dan penganiayaan terhadap seorang warga Kampung Arab, Tanjung Selor, Kalimantan Utara (Kaltara), beredar di sejumlah grup WhatsApp.

Dalam video berdurasi 4 menit 2 detik itu, seorang pria yang diketahui bernama Mahfud mengaku menjadi korban penculikan dan penganiayaan yang terjadi pada Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 12.00 Wita.

Korban menceritakan, saat kejadian dirinya tengah berada di rumah dan hendak tidur. Dalam kondisi setengah tertidur, ia tiba-tiba didatangi sejumlah orang yang langsung melumpuhkannya.

Baca juga  Ketua DPRD Kaltara Apresiasi Pembangunan Gedung PTSP hingga Serbaguna Kejati Kaltara

Korban mengaku tubuhnya ditelentangkan, kemudian kedua tangannya diborgol dan kepalanya dibungkus sebelum dibawa oleh para pelaku.

Dalam pengakuannya, Korban juga menyebut dirinya mengalami penganiayaan hingga menyebabkan luka lebam di sejumlah bagian tubuhnya.

Hal ini pun langsung mendapat perhatian Ketua DPRD Kaltara, Achmad Djufrie dengan langsung mendatangi kediaman korban untuk memastikan informasi yang beredar.

Baca juga  Konektivitas Wilayah Jadi Prioritas Utama Gubernur dan Wagub Kaltara

Dalam hal ini, Achmad Djufrie mengecam keras dugaan penculikan dan penganiayaan tersebut. Menurutnya, tindakan itu bukan lagi sekadar tindak kriminal biasa, melainkan bentuk penyiksaan terhadap warga sipil.

“Saya mengecam keras kejadian ini. Ini bukan kejahatan biasa, ini kejahatan luar biasa. Seseorang diculik, kemudian dianiaya secara membabi buta sampai mengalami luka lebam di sekujur tubuh,” tegas Achmad Djufrie, Jumat (15/5/2026).

Atas kejadian ini, ia meminta aparat kepolisian segera bergerak cepat mengusut kasus tersebut dan menangkap para pelaku.

Baca juga  Ketua DPRD Kaltara Terima Silaturahmi Danrem 092/Maharajalila

“Saya meminta aparat kepolisian bergerak cepat untuk mengungkap kasus ini secepat mungkin. Jangan biarkan pelaku berkeliaran bebas di sekitar kita. Tangkap dan proses pelaku dengan seadil-adilnya. Ini pesan saya sebagai wakil rakyat,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi lengkap maupun tindak lanjut dari kasus tersebut. (*/Fawdi/NT)

Bagikan:
Berita Terkait