Kehadiran Kawanan Paus Orca di Maratua, Momentum Emas Promosi Wisata Berau

diterbitkan: Minggu, 1 Maret 2026 07:17 WITA
Kehadiran kawanan Paus Orca di perairan Pulau Maratua. (Instagram Werdieyy_07)
Kehadiran kawanan Paus Orca di perairan Pulau Maratua. (Instagram Werdieyy_07)

NUSANTARA TERKINI – Perairan Pulau Maratua tengah menjadi pusat perhatian dunia pariwisata berkat fenomena langka munculnya kawanan Paus Orca.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau, Samsiah Nawir, mengungkapkan, kehadiran Paus Orca memberikan daya tarik tambahan yang luar biasa bagi Maratua.

Menurutnya, fenomena ini membuat salah satu pulau terluar tersebut semakin dikenal luas, baik oleh wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Ini menjadi atraksi tambahan yang menarik. Maratua jadi semakin dikenal, apalagi ketika ada Orca muncul, promosinya juga semakin bagus dan banyak orang luar yang ingin datang,” ujarnya.

Samsiah mengaku, perhatian publik terhadap kemunculan Orca secara terbuka ini adalah yang pertama kali selama ia menjabat.

Baca juga  Strategi Disbudpar Berau Dongkrak Kunjungan Wisata, Gandeng Influencer dan Siapkan Award 

Informasi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan menyebutkan, wilayah Maratua memang merupakan jalur lintasan alami bagi mamalia laut tersebut.

Kemungkinan besar orca sudah sering melintas di masa lalu, namun baru kali ini terdokumentasi dengan baik karena bertepatan dengan ramainya kunjungan wisatawan.

“Kebetulan saja sekarang sedang ramai wisatawan, jadi ada yang melihat langsung dan membagikannya. Ini tentu menjadi momentum promosi yang baik untuk Berau, khususnya Maratua agar semakin dikenal dunia,” jelasnya.

Daya tarik ini pun langsung menyihir para penyelam, mengingat Orca adalah salah satu satwa laut yang paling diimpikan untuk ditemui di habitat aslinya.

Baca juga  Ritual Adat Bakudung Batiung hingga Maratua Jazz Isi Kalender Wisata Berau 2026

Kehadiran beberapa influencer yang sempat berpapasan langsung dengan kelompok Orca tersebut turut memperkuat gaung promosi Maratua di media sosial.

“Karena ada influencer yang juga bertemu dan membagikan pengalamannya, tentu dampaknya sangat besar untuk promosi pariwisata kita,” katanya.

Dia menambahkan, Maratua memang sudah lama tersohor dengan kekayaan bawah lautnya, mulai dari titik penyelaman barakuda, penyu, hingga pari manta.

Samsiah menekankan, kawasan ini memiliki sekitar 40 titik selam yang menawarkan variasi keindahan berbeda bagi para pelancong.

Mengenai aspek keamanan, meskipun Orca dikenal sebagai predator puncak, hingga saat ini belum ada laporan mereka menyerang manusia di alam liar. 

Baca juga  Kalah Dengan Speedboat, Rute Wings Air ke Maratua Cuma Bertahan 4 Kali Penerbangan Lalu Tutup

Namun, wisatawan diimbau untuk tetap tenang dan selalu mengikuti arahan dari pemandu atau instruktur selam yang berpengalaman.

“Saya rasa teman-teman di Maratua, terutama guide selam, rata-rata sudah memiliki sertifikasi. Mereka tentu paham bagaimana menjaga jarak dan berinteraksi dengan satwa laut secara aman,” jelasnya.

Berdasarkan laporan lapangan, kawanan yang terlihat biasanya terdiri dari tiga hingga lima ekor yang berenang bersama.

Samsiah berharap fenomena ini menjadi nilai tambah yang signifikan, namun tetap menekankan pentingnya menjaga etika lingkungan.

“Tapi yang paling penting tetap menjaga kelestarian laut kita agar tetap menjadi rumah yang aman bagi satwa laut,” pungkasnya. (Adv)

Bagikan:
Berita Terkait