Korupsi Rp1,5 Miliar, Mantan Kades Kukar Ditangkap Kejari Kukar Setelah Buron Tiga Tahun

diterbitkan: Rabu, 25 Juni 2025 04:08 WITA
Buron kasus dugaan korupsi dana desa, LH saat berhasil diamankan Kejari Kukar (IST)

KUTAI KARTANEGARA – Setelah menyandang status buron selama tiga tahun, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kutai Kartanegara (Kukar) akhirnya resmi menangkap mantan Kepala Desa (Kades) Bila Talang, Kecamatan Tabang.

Mantan Kades tersebut diduga melakukan tindak pidana korupsi Dana Desa sebesar Rp1,5 Miliar. Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Kukar, Wasita menjelaskan bahwa mantan kades tersebut berinisial LH dan menjabat pada periode 2014–2017.

Baca juga  RDP Bahas Tukar Guling Jalan, DPRD Berau Harapkan Perusahaan Terkait Bisa Hadir

Dalam masa jabatannya, LH diduga melakukan penyimpangan DD yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp1,5 miliar berdasarkan hasil audit dari Inspektorat Daerah Kukar.

“Penyidikan sudah dimulai sejak 2019, namun setelah ditetapkan sebagai tersangka, LH langsung kabur dan kami tetapkan buron sejak 2022 lalu,” terangnya.

Ditangkap di rumah keluarganya di Mangkuraja setelah sempat terdeteksi berada di kawasan Tenggarong. Diduga, saat itu ia hendak menonton acara bejaguran, namun pergerakannya terlacak oleh tim penyidik.

Baca juga  Petani Perlu Aksi Nyata, Rudi Mangunsong Ingatkan Dampak Banjir yang Harus Dipulihkan

“Tersangka ini sulit dilacak karena sering berpindah-pindah tempat. Sampai akhirnya kami mengetahui dia berada di Tenggarong dan Kejari langsung mengeksekusi,” ujarnya.

Sejauh ini, penyidik baru menetapkan satu tersangka dalam kasus tersebut. Namun, tidak menutup kemungkinan adanya pengembangan jika ditemukan keterlibatan pihak lain.

Atas perbuatannya, LH dijerat dengan Pasal 2 dan 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi. Pasal 2 mengancam dengan pidana minimal 4 tahun, sedangkan Pasal 3 mengatur ancaman pidana penjara minimal 1 tahun dan maksimal 20 tahun.

Baca juga  Pengolahan Coklat jadi Bahan Baku Pembuatan Susu, DPRD Berau Dorong Penguatan Sistem Ekspor

Bagikan:
Berita Terkait