NUSANTARA TERKINI – Kunjungan wisata ke Pulau Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim) pada H+1 hari raya Idul Fitri 1447 H/2026 M mengalami lonjakan yang signifikan.
Hal ini menjadi atensi Kepolisian Resor (Polres) Berau melalui Kepolisian Sektor (Polsek) Derawan untuk kemudian lebih memperkuat pengamanan pada salah satu daerah tujuan wisata di Bumi Batiwakkal— nama lain dari Berau.
Kapolsek Pulau Derawan, AKP Iwan Purwanto mengatakan, di Dermaga Sidayang, Kampung Tanjung Batu pada Minggu (22/3/2026) terpantau ada ratusan pengunjung yang nyeberang ke Pulau Derawan.
Ia menyebutkan, peningkatan jumlah wisatawan mulai terlihat sejak siang – sore hari. Dalam kurun waktu pukul 13.00 – 18.00 Wita, tercatat sebanyak 800 pengunjung menyeberang. Mereka datang menggunakan 120 unit mobil dan 70 unit sepeda motor.
“Memasuki H+1 lebaran, terjadi lonjakan pengunjung yang cukup signifikan, baik itu dari dalam maupun luar daerah. Mereka datang menuju Pulau Derawan dan Maratua,” ujar AKP Iwan.
Melalui Pos Pelayanan Operasi Ketupat Mahakam 2026 di Dermaga Sidayang, personel Kepolisian terus memperketat pengamanan, sekaligus pengawasan terhadap arus penumpang yang akan menyeberang menggunakan speedboat.
Tak hanya itu, petugas juga aktif memberikan imbauan kepada para wisatawan dan operator transportasi laut di kawasan wisata itu untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
“Kami mengingatkan penumpang dan motoris agar selalu menggunakan alat keselamatan, seperti life jacket saat berada di atas speedboat. Ini penting untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.
Berdasarkan data retribusi masuk pelabuhan, sesuai Perda Berau Nomor 07 Tahun 2023, total kunjungan wisatawan sejak dimulainya Operasi Ketupat pada 13 Maret – 22 Maret 2026 telah mencapai 3.225 orang.
Diperkirakan, jumlah tersebut masih akan terus bertambah dalam beberapa hari ke depan, terutama pada H+2 dan H+3 lebaran, seiring meningkatnya minat masyarakat untuk berlibur ke kawasan wisata bahari unggulan Berau ini.
“Tren peningkatan ini diprediksi masih akan berlangsung. Oleh karena itu, kami terus mengoptimalkan pengamanan dan pelayanan demi kenyamanan dan keselamatan wisatawan,” pungkasnya. (**)





