Lawan PSIM Yogyakarta, Kadek Arel Usung Misi Akhiri Puasa Kemenangan

diterbitkan: Senin, 23 Februari 2026 05:55 WITA
Foto: Pelatih Bali United saat jumpa pers

NUSANTARA TERKINI – Kadek Arel Priyatna menolak menyerah pada situasi sulit yang sedang menjepit Bali United FC. Bek muda ini bertekad menjadikan laga pekan ke-22 BRI Super League 2025/26 sebagai titik balik kebangkitan timnya.

Skuad Serdadu Tridatu dijadwalkan melawat ke kandang PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul. Pertandingan krusial tersebut akan berlangsung pada Senin (23/2/26) malam.

Bali United datang dengan membawa beban catatan buruk sepanjang putaran kedua. Tim kebanggaan Pulau Dewata ini belum sekalipun mencicipi manisnya kemenangan dalam tiga laga terakhir.

Mereka dipaksa tunduk beruntun oleh Persik Kediri, Persebaya Surabaya, dan Persija Jakarta. Rentetan hasil minor ini membuat posisi mereka tertahan di peringkat ke-11 klasemen sementara dengan koleksi 28 poin.

Baca juga  Arne Slot Gigit Jari di Kandang, Igor Tudor Malah Happy Lihat Pemainnya Menderita

Kadek Arel menyadari betul tekanan yang ada di pundak rekan-rekannya. Namun ia optimistis pertemuan melawan Laskar Mataram menjadi momen tepat untuk memutus rantai kekalahan tersebut.

Bagi pemain berlabel Timnas Indonesia ini, periode sulit hanyalah sebuah fase sementara yang harus dilewati dengan kerja keras. Laga malam nanti dianggap sangat vital untuk mengembalikan kepercayaan diri tim.

“Kami melihat laga menghadapi PSIM sangat penting. Apalagi kami di putaran kedua belum meraih kemenangan,” ujar Kadek Arel.

Baca juga  Nyawa Atlet Terancam, Iran Tegaskan Tidak Akan Ikut Piala Dunia 2026

Pertahanan Bukan Kambing Hitam

Sorotan tajam sebenarnya tengah mengarah pada lini belakang Bali United yang kebobolan tujuh gol dalam tiga pertandingan. Padahal sebelumnya mereka sempat mencatatkan rekor nirbobol terpanjang di liga.

Meski statistik menunjukkan penurunan performa, pelatih Johnny Jansen pasang badan membela anak asuhnya. Juru taktik asal Belanda itu enggan menjadikan barisan pertahanan sebagai kambing hitam atas rentetan hasil buruk.

Menurut Jansen kebobolan yang terjadi lebih disebabkan oleh situasi permainan tertentu dan bukan karena sistem pertahanan yang buruk. Ia menilai koordinasi lini belakang timnya secara umum masih cukup solid.

Baca juga  Persib Amankan Puncak Klasemen Usai Curi Poin di Markas Borneo FC

“Tidak ada masalah di sektor pertahanan. Secara keseluruhan terutama pertahanan sudah bagus,” tegas Jansen.

Kadek Arel pun satu suara dengan sang pelatih untuk segera melupakan statistik minor tersebut. Ia berharap seluruh elemen tim bisa fokus penuh untuk mencuri poin dari tuan rumah yang kini duduk di peringkat ketujuh.

“Semoga kami bisa meraih hasil yang baik untuk kembali ke jalur positif,” pungkas pemain Timnas Indonesia itu.

 

Bagikan:
Berita Terkait