Pemkab Berau Cetak Pelaku Usaha Baru lewat Pelatihan Menjahit

diterbitkan: Minggu, 2 Agustus 2026 03:08 WITA
Pelatihan menjahit yang digelar Diskoperindag Berau. (Foto: Diskoperindag Berau)

NUSANTARA TERKINI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) memberi pelatihan kepada 20 orang warga Tanjung Redeb.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk mencetak pelaku usaha baru serta memberi bekal untuk membuka usaha sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat di Bumi Batiwakkal— nama lain dari Berau.

Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita mengatakan, peserta yang mengikuti pelatihan ini belum ada yang memiliki pengalaman menjahit. Jadi, semua memulai pengetahuannya dari nol.

Baca juga  Pemkab Berau Geliatkan Pengiriman Logistik dan Penumpang lewat Dermaga Teluk Sulaiman

“Ini merupakan program pemberdayaan masyarakat yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas SDM (sumber daya manusia) melalui keterampilan menjahit,” ujar Eva.

Khusus untuk di Berau, ia menilai keterampilan menjahit masih memiliki prospek yang baik. Namun, keterampilan saja tidak cukup jika tidak dibarengi dengan keberanian untuk memulai usaha.

“Kita mendorong kepada peserta yang mengikuti pelatihan ini agar nantinya bisa membangun usaha mandiri berbekalkan ilmu yang telah didapatkan dari pelatihan ini,” tuturnya.

Baca juga  Perkebunan dan UMKM Berau Disupport Kemenkeu lewat PIP

Bahkan, lanjut Eva, produk yang dihasilkan diharapkan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan di lokal, tapi harus lebih luas lagi. Tentu yang menjadi PR di sini adalah kualitas dan nilai jual, agar menjadi sumber pendapatan yang berkelanjutan.

“Harapannya, lahir masyarakat yang kreatif dan produktif dari pelatihan yang kami lakukan ini. Termasuk yang tak kalah pentingnya, mampu menghasilkan produk bernilai jual,” kata Eva.

Baca juga  Bangun Pusat Budidaya Ikan Air Tawar, Ini Daftar 4 Kecamatan Berau yang Ditunjuk

Hal yang perlu menjadi perhatian serius di sini, yaitu kemampuan menjahit itu tidak bisa dikuasai hanya melalui pelatihan singkat. Untuk itu, pasca pelatihan ini para peserta diminta untuk terus berlatih dan aktif mengembangkan keterampilan menjahit secara mandiri.

Untuk diketahui, materi yang diberikan dalam pelatihan ini difokuskan pada penguasaan teknik dasar, seperti pengenalan alat, penggunaan mesin jahit, serta keterampilan dasar lainnya. (*/adv)

Bagikan:
Berita Terkait