Berau Jadi Magnet Wisata, Sri Juniarsih: Ini Peluang Besar untuk Rakyat

diterbitkan: Sabtu, 4 April 2026 05:14 WITA
Bupati Berau Sri Juniarsih saat berada di destinasi wisata Pulau Kakaban.
Bupati Berau Sri Juniarsih saat berada di destinasi wisata Pulau Kakaban.

NUSANTARA TERKINI – Lonjakan jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Berau menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Bupati Berau, Sri Juniarsih, menyebut angka kunjungan hampir menyentuh 100 ribu orang, termasuk sekitar 250 wisatawan mancanegara.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan pelaku UMKM di Berau.

“Ini peluang besar untuk kita jadikan momentum mengangkat ekonomi kreatif dan UMKM agar semakin percaya diri dan terus meningkatkan kualitas produk,” ujarnya.

Baca juga  Targetkan Wisatawan Mancanegara, Berau Siapkan Konsep Wisata Hutan Berbasis Interaksi Budaya

Ia menjelaskan, tingginya angka kunjungan juga tercermin dari 26 destinasi wisata yang dikunjungi wisatawan, sekaligus menjadi capaian tertinggi dalam lima tahun terakhir.

Kondisi ini dinilai sebagai kabar baik, namun juga menjadi tantangan bagi seluruh pihak.

“Wisatawan datang bukan hanya menikmati alam, tapi juga mencari oleh-oleh, cinderamata, hingga makanan khas Berau. Ini yang harus kita siapkan bersama,” tambahnya.

Baca juga  Pusdiklat Dimulai, Paskibra Berau 2025 Diarahkan Jadi Role Model untuk Generasi Muda

Sri Juniarsih juga menyoroti meningkatnya aksesibilitas menuju Berau, baik melalui jalur darat maupun udara.

Bahkan, tingkat keterisian penerbangan disebut sangat tinggi hingga kerap penuh.

“Saat ini sudah ada empat maskapai, ke depan akan bertambah lagi. Ini menandakan minat orang datang ke Berau sangat tinggi,” jelasnya.

Ia menilai, posisi Berau yang berada di ujung Kalimantan Timur tidak menjadi penghalang, justru menjadi daya tarik tersendiri sebagai destinasi unggulan.

Baca juga  Kembangkan Potensi Wisata Pesisir hingga Pedalaman, Disbudpar Berau Petakan Destinasi Unggulan

“Berau ini seperti mutiara yang indah, punya magnet luar biasa untuk menarik wisatawan,” ungkapnya.

Untuk itu, ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, pengelola pariwisata, serta UMKM dan ekonomi kreatif agar manfaat dari sektor pariwisata dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

“Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan kerja sama aktif semua pihak agar peluang ini bisa dimaksimalkan,” pungkasnya. (Adv)

Bagikan:
Berita Terkait