Seminggu Masuk Bengkel, Truk Muatan Oksigen Tiba-tiba Meledak di Balikpapan

diterbitkan: Jumat, 3 April 2026 07:56 WITA
Truk pengangkut oksigen cair meledak di bengkel. Foto: Istimewa.

NUSANTARA TERKINI Sebuah truk bermuatan oksigen cair mendadak meledak di area bengkel kawasan Kilometer 24 Karang Joang Balikpapan Utara. Insiden yang terjadi pada Jumat (3/4/26) pagi ini menyisakan tanda tanya karena kendaraan tersebut sedang dalam masa perbaikan.

Peristiwa mengejutkan ini memicu kerusakan parah pada bangunan bengkel akibat kuatnya daya ledak. Atap serta dinding bangunan hancur berantakan hingga material seng terlempar jauh dari titik pusat kejadian.

Baca juga  DLH Balikpapan Pastikan Tak Ada Pengurangan Petugas di Tengah Efisiensi

Anehnya ledakan dahsyat ini sama sekali tidak memicu kemunculan titik api di lokasi. Warga sekitar dan petugas keamanan hanya melihat kepulan asap putih tebal membumbung ke udara.

Saksi mata bernama Rahmat Rizal mengaku terkejut melihat kondisi tempat kejadian usai terdengar dentuman nyaring. Ia menyebut kendaraan berat tersebut sebenarnya sudah menginap di lokasi selama sepekan untuk diperbaiki.

Baca juga  Gelar Grand Safety Talk, Kilang Pertamina Unit Balikpapan Siap Integrasikan Instalasi Kilang Baru

“Ledakannya keras sekali sampai atap terangkat,” ujar Rahmat.

Penyelidikan Tim Forensik

Beruntung kondisi bengkel sedang kosong karena bertepatan dengan hari libur pekerja. Kepala Kepolisian Sektor Balikpapan Utara Komisaris Polisi M Rezsa memastikan tidak ada korban jiwa dari insiden nahas tersebut.

Petugas yang tiba di lokasi langsung memasang garis polisi untuk mengamankan area dari kerumunan warga. Tim Inafis Kepolisian Resor Kota Balikpapan juga telah diterjunkan guna mengumpulkan berbagai barang bukti.

Baca juga  Peningkatan Potensi Pencarian dan Perlindungan, KPP Balikpapan Gelar Pelatihan SAR Medical Fisrt Responder Tahun 2024

Aparat keamanan kini tengah mengusut tuntas misteri di balik meledaknya muatan truk yang sudah terparkir lama itu. Mereka membutuhkan analisis mendalam dari laboratorium forensik guna mengungkap pemicu pasti kejadian.

“Kami masih menunggu hasil labfor untuk memastikan penyebabnya,” tegasnya.

Bagikan:
Berita Terkait