NUSANTARA TERKINI – Masyarakat Kabupaten Berau diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat hendak menunaikan ibadah salat Tarawih pada malam kedua Ramadan. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG memprediksi adanya potensi hujan yang mengguyur sejumlah wilayah.
Data terkini yang dilansir dari laman resmi BMKG Stasiun Meteorologi Kalimarau menunjukkan kondisi cuaca pada pagi hingga siang hari cenderung cerah berawan. Namun perubahan dinamika atmosfer diprediksi terjadi signifikan menjelang petang.
Berdasarkan citra satelit cuaca terbaru, potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diperkirakan turun saat waktu salat Isya dan Tarawih. Wilayah Kecamatan Tanjung Redeb, Sambaliung, Gunung Tabur, dan Teluk Bayur menjadi area yang perlu mewaspadai kondisi basah tersebut.
Kepala Stasiun Meteorologi Kalimarau mengingatkan warga agar tidak terkecoh dengan cuaca panas pada siang hari. Data kelembapan udara yang tinggi mencapai 95 persen menjadi indikator kuat pembentukan awan hujan pada malam hari.
Antisipasi Perlengkapan Hujan
Warga yang hendak menuju masjid disarankan untuk mempersiapkan perlengkapan pelindung diri seperti payung atau jas hujan. Langkah antisipasi ini penting agar kekhusyukan ibadah tidak terganggu oleh genangan air atau hujan mendadak.
Mengutip rilis data harian BMKG, suhu udara pada malam hari diperkirakan berkisar antara 24 hingga 26 derajat celcius. Angin diprediksi bertiup dari arah utara hingga barat laut dengan kecepatan rata-rata 10 kilometer per jam.
Prakirawan BMKG juga meminta masyarakat terus memantau pembaruan informasi cuaca melalui akun media sosial resmi @bmkgberau atau aplikasi Info BMKG. Bagi jemaah yang menggunakan kendaraan roda dua diharapkan lebih berhati-hati terhadap jalanan licin.





