600 Marbot Masjid Bakal Diberangkatkan Umrah, Wagub Kaltim: Program Gratispol, Dilakukan Bertahap

diterbitkan: Selasa, 18 Maret 2025 04:18 WITA
Marbot yang bertugas membersihkan masjid sebelum digunakan untuk beribadah

SAMARINDA – Pemprov Kaltim mengumumkan bakal memberangkatkan 600 marbot atau petugas yang merawat dan memelihara masjid untuk melaksanakan ibadah umrah. Pemberangkatan tersebut masuk dalam program Gratispol yang digagas Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud dan Wakilnya, Seno Aji.

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji menuturkan program ini bertujuan untuk memberikan penghargaan kepada marbot yang selama ini telah mengabdikan dirinya untuk menjaga kebersihan dan ketertiban rumah ibadah.

Baca juga  Tak Mau Asal Tuduh, Hasil Uji Lab BBM Pertamax Bakal Diserahkan ke Polres Samarinda

“Bahkan kami sudah siapkan regulasi untuk mengatur kepastian hukum dalam menjalankan program ini,” terang Seno.

Dia menuturkan, saat ini dalam Peraturan Gubernur (Pergub) sudah ada 600 marbot dari 3.500 marbot masjid yang terdata di Kaltim. Dia menerangkan, setiap tahunnya pihaknya akan memberangkatkan 600 orang marbot.

“Ini apresiasi kita untuk mereka, karena sudah merawat masjid,” sambungnya.

Baca juga  Jelang Demonstrasi di Kantor DPRD Kaltim, Polres Samarinda Amankan 22 Mahasiswa Diduga Rakit Bom Molotov

Proses seleksi untuk program umrah gratis ini akan dilakukan dengan ketat. Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Kanwil Kementerian Agama akan melakukan verifikasi untuk memastikan bahwa yang terpilih benar-benar merupakan marbot masjid yang terdaftar dan memiliki Surat Keputusan (SK) dari masing-masing masjid di Kalimantan Timur.

Selain untuk masjid, program ini juga mencakup pelayanan rumah ibadah lainnya seperti gereja, pura dan vihara.

Baca juga  Pendaftaran Program Pendidikan Gratis Ala Rudy-Seno Ditarget Buka Maret 2025 Ini

“Kami juga memperhatikan rumah ibadah lainnya dan pelayanan, bukan hanya masjid. Semua sudah dianggarkan, tinggal menunggu verifikasi dan seleksi marbot yang berhak,” sebut Seno.

Bagikan:
Berita Terkait