Berau Tata Ulang Pariwisata, Ekonomi Warga hingga Konservasi Jadi Prioritas

diterbitkan: Sabtu, 15 Agustus 2026 03:34 WITA
Labuan Cermin di Bidukbiduk jadi salah satu destinasi wisata andalan Kabupaten Berau.
Labuan Cermin di Biduk-Biduk jadi salah satu destinasi wisata andalan Berau. (Foto: NT)

NUSANTARA TERKINI – Sektor pariwisata menjadi salah satu fokus yang kini terus dikembangkan di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim).

Selain denga mendongkrak kunjungan wisatawan, hal yang tak kalah pentingnya adalah memastikan geliat pariwisata di Berau ini mampu memberi dampak positif terhadap ekonomi masyarakat.

Hal ini yang kemudian menjadi atensi khusus Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau untuk diperkuat lewat perangkat daerah terkait, dalam hal ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar).

Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budisantosa mengatakan, saat ini pariwisata di Berau tengah dilakukan penataan ulang. Hal itu ditandai dengan adanya revisi Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (Riparda).

Baca juga  Jaga Stabilitas Ekonomi Daerah, Wabup Berau Dorong Kemitraan Industri Besar dan UMKM

Dalam revisi tersebut tentunya akan melihat dan menyesuaikan serta mengakomodasi perubahan dan kebutuhan pariwisata ke depan.

“Revisi Riparda ini diperlukan agar kebijakan pariwisata tidak berhenti pada pengembangan destinasi. Di sini tata kelola yang lebih berkelanjutan tentu jadi tujuan kita,” kata Yudha.

Berau Catat 65 Wisata di 13 Kecamatan

Yudha mengatakan, saat ini Berau mencatat ada 65 wisata yang tersebar di 13 kecamatan, dengan rincian 35 wisata alam, 12 wisata budaya dan 18 wisata buatan.

Baca juga  Berau Siapkan Wajah Pusat Kota Sambut Libur Natal dan Tahun Baru

Menurutnya, ini merupakan modal besar bagi Bumi Batiwakkal— nama lain dari Berau, untuk mengembangkan sektor pariwisata sebagai salah satu unggulan daerah ke depannya.

“Kelestarian lingkungan dan budaya, serta peningkatan ekonomi masyarakat hingga konservasi harus jadi prioritas,” tuturnya.

Selain itu, kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kaltim juga membuat posisi Berau dengan ‘jualan’ pariwisatanya dinilai jadi sangat penting.

Baca juga  Implementasi Kurikulum Antikorupsi di Berau untuk Siswa Sekolah

Untuk itu, butuh sinergi dan kolaborasi semua pihak dalam memperkuat sektor pariwisata di Berau, mulai dari pemerintah daerah, instansi vertikal, BUMD/BUMN, swasta, akademisi, media hingga masyarakat, khususnya pelaku pariwisata.

“Target utama kita adalah pariwisata di Berau ini bisa memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, tapi tidak mengabaikan kelestarian lingkungan hingga budaya,” pungkasnya. (*/adv)

Bagikan:
Berita Terkait