Hadirkan Etalase Produk Unggulan Daerah, Pemkab Berau Akan Bangun UMKM Center

diterbitkan: Selasa, 19 Agustus 2025 11:16 WITA
Produk UMKM lokal Berau.

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menangkap sinyal positif dari peningkatan jumlah kunjungan wisatawan di Berau setiap tahun.

Kondisi yang ada menunjukkan bahwa Bumi Batiwakkal— nama lain dari Berau semakin diminati oleh wisatawan domestik maupun mancanegara.

Tidak hanya berdampak pada sektor pariwisata, tapi kondisi ini juga dinilai akan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) lokal Berau.

Baca juga  Jadi Andalan Kampung Teluk Semanting, Disbudpar Berau Harap Wisata Mangrove Dibuka Kembali

Bupati Berau, Sri Juniarsih menilai dia sektor ini harus berjalan beriringan. Karena, geliat pariwisata tentu akan membuka pasar yang lebih luas bagi produk lokal, mulai dari kerajinan, kuliner khas, hingga berbagai produk ekonomi kreatif lainnya.

“Kalau dikelola dengan baik dan berkelanjutan, tentu pariwisata dan UMKM bisa saling menguatkan,” ujar Bupati Sri.

Oleh karena itu, Berau harus bangga karena keragaman inilah yang memperkaya dan menjadi kekuatan bagi Berau. Sebagai langkah konkret, Pemkab Berau berencana akan membangun UMKM Center.

Baca juga  Jadi Salah Satu Daerah Terpanas di Indonesia, Pemkab Berau Siaga Karhutla dan Kebakaran Permukiman

Fasilitas ini akan dibangun di atas lahan seluas 4,2 hektare. Ke depannya UMKM Center ini diproyeksikan menjadi etalase produk unggulan daerah.

“Sekaligus sebagai wadah strategis bagi pelaku usaha untuk memasarkan dan mengembangkan kreativitasnya,” kata Bupati Sri.

Harapannya, kehadiran UMKM Center ini dapat menjadi magnet baru yang tidak hanya melengkapi destinasi wisata, tapi juga memberi ruang bagi masyarakat untuk menikmati hasil karya anak daerah.

Baca juga  Siap-Siap 'Healing' di Hutan Anggrek Tubaan, Destinasi Unik Berau yang Bakal Hadirkan Tren Memeluk Pohon

“Ke depan, seluruh elemen masyarakat harus ikut terlibat menjaga dan mengembangkan potensi SDA (sumber daya alam) dan SDM (sumber daya manusia) yang kita miliki,” pungkasnya. (*/adv)

Bagikan:
Berita Terkait