TANJUNG SELOR – Penyelesaian kerjaan hingga laporan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) jadi atensi serius.
Hal itu ditegaskan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Provinsi (Setprov) Kaltara, Datu Iqro Ramadhan saat memimpin apel gabungan Pemprov Kaltara di Lapangan Agatis, Senin (8/12/2025).
Pada kesempatan ini, Datu Iqro mengingatkan kepada seluruh OPD agar segera merampungkan pekerjaan yang masih berjalan dan melakukan evaluasi program kegiatan.
“Ini bulan terakhir seluruh OPD itu berlomba-lomba untuk menyelesaikan programnya. Saya harap SPJ (Surat Pertanggungjawaban) kita bisa dibuat sebaik mungkin sehingga pemeriksaan tahun depan dapat dipertanggungjawabkan dengan baik,” harap Datu Iqro.
Datu Iqro mengatakan, sebentar lagi akan memasuki tahun 2026, yang telah diketahui bersama bahwa alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltara mengalami penurunan.
Tak hanya di Kaltara, penurunan alokasi APBD ini terjadi hampir di semua provinsi di Indonesia, terutamanya dalam hal dana Transfer ke Daerah (TKD).
“Jadi saya harapkan seluruh perangkat daerah dapat segera menginput program kegiatan untuk tahun 2026,” ujarnya.
Dijelaskannya, dengan terjadinya penurunan alokasi APBD Kaltara 2026 ini, tentunya juga akan berdampak terhadap program dan kegiatan-kegiatan yang telah direncanakan di provinsi perbatasan RI-Malaysia ini.
“Mau tidak mau harus kita anggarkan menyesuaikan dengan anggaran kita yang ada. Jangan sampai kita memaksakan kegiatan yang justru berdampak terhadap hal lainnya,” kata Datu Iqro.
Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah diminta untuk dapat memprioritaskan kegiatan-kegiatan yang wajib, seperti penguatan Standar Pelayanan Minimal (SPM), kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI dan HUT Kaltara.
“Kuncinya satu, pemerintah daerah yang bertahan itu pemerintah daerah yang PAD-nya besar. Mereka tidak terlalu mengharapkan dana transfer. Jadi tugas kita adalah bagaimana caranya untuk menaikkan PAD kita,” pungkasnya. (**)






