KUTAI BARAT – Salah satu bagian pada ruas jalan trans Kalimantan, yang juga menghubungkan antara Samarinda dan Kutai Barat (Kubar) nyaris putus. Hampir setengah badan jalan ambruk dan mengganggu kelancaran lalu lintas di jalur tersebut.
Akibatnya, akses dari Samarinda menuju Kubar pun terpaksa dialihkan. Kasat Lantas Polres Kutai Barat AKP Muhammad Syafii menjelaskan, pengalihan tersebut terpaksa dilakukan untuk memastikan keselamatan pengguna jalan.
“Kami sudah menutup titik kerusakan, sambal menunggu penanganan teknis,” terang dia.
Meski demikian, pengalihan tersebut hanya berlaku untuk kendaraan roda empat ke atas. Sementara kendaraan roda dua, atau motor masih diperkenankan melintas namun dengan pengawasan ketat.
Sedangkan untuk kendaraan pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) juga diperbolehkan melintas karena mempertimbangkan kondisi jalur alternative yang relative kecil karena merupakan jalan kawasan permukiman.
Kerusakan jalan tersebut tepatnya berada di Kampung Muhur, Kecamatan Siluq Ngurai, Kutai Barat. Badan jalan amblas setelah tergerus derasnya arus air akibat hujan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Sementara untuk jalur alternative yang disiapkan, adalah Simpang Manis, masuk ke Simpang Hauling Kilometer 30, kemudian tembus di wilayah Kembaru. Petugas kepolisian juga telah disiagakan di sejumlah titik untuk mengatur lalu lintas dan memberikan arahan kepada pengendara.






