NUSANTARA TERKINI – Pemerintah Kabupaten Berau mendesak Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Berau untuk mengedepankan keterbukaan informasi penyaluran dana umat.
Langkah ini dinilai krusial demi memastikan dana umat itu tersalurkan tepat sasaran, terutama kepada golongan yang berhak menerima.
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menekankan pentingnya sinergi yang solid antara pemerintah daerah dan lembaga penyalur zakat.
Pengelolaan sedekah serta infak yang transparan diyakini akan sangat membantu program pengentasan kemiskinan.
Ia menjelaskan bahwa rukun Islam tersebut memiliki peran ganda yang sangat strategis bagi kehidupan bermasyarakat. Selain sebagai wujud ketaatan beragama praktik ini juga menjadi pilar utama dalam membangun kepedulian sosial antarwarga.
“Zakat membersihkan harta sekaligus membersihkan hati kita,” ujarnya, Selasa (3/3/26).
Tarik Partisipasi Swasta
Kepercayaan publik yang terbangun lewat transparansi lembaga diharapkan mampu menarik minat lebih banyak donatur.
Hal ini termasuk menggugah kesadaran pihak korporasi dan perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut.
Setiap korporasi baik perusahaan utama maupun subkontraktor memiliki kewajiban keagamaan yang murni berbeda dari program tanggung jawab sosial swasta.
Optimalisasi setoran dari sektor swasta ini diyakini akan membawa perubahan nyata jika dikelola secara maksimal.
“Tentu dampaknya sangat besar bagi mustahik di Kabupaten Berau,” tegasnya.
Keterbukaan pengelolaan dana filantropi ini pada akhirnya akan bermuara pada pemerataan ekonomi dan memutus kesenjangan sosial.
Kepala daerah tersebut sangat yakin instrumen ini bisa menjadi tulang punggung pembangunan serta kerukunan warga.
“Membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.





