Cadangan Minyak 520 BPH Ditemukan Pertamina EP Sangasanga Kukar

diterbitkan: Selasa, 10 Februari 2026 11:59 WITA
Ilustrasi pipa migas milik Pertamina

KUKAR,- PT Pertamina EP (PEP) Sangasanga Field berhasil mencatatkan hasil positif melalui sumur pengembangan NKL-1183 di Area North Kutai Lama (NKL), Kecamatan Anggana, Kutai Kartanegara. Sumur tersebut mengucurkan laju alir minyak hingga 520 barel per hari (bph) dan kini stabil di angka 400 bph.

Pencapaian ini menjadi prestasi tersendiri karena pengeboran dilakukan di area sumur lama yang berhasil dioptimalkan kembali. Selain produktif, proyek yang berlangsung selama 26 hari (14 Desember 2025 – 8 Januari 2026) ini juga mencatatkan efisiensi biaya sebesar 24% dari anggaran yang ditetapkan.

Baca juga  Polda Kaltim Buka Suara Soal Dugaan Ancaman yang Diberikan Kapolres Kukar ke Anggota DPD RI Asal Kaltim

Senior Manager Subsurface Development & Planning Zona 9, Supriady, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini tak lepas dari pemetaan ulang lapisan reservoir yang belum terkuras melalui integrasi data statistik dan dinamik.

“Pemetaan ulang lapisan reservoir minyak menjadi kunci keberhasilan dalam menentukan area yang belum terkuras, sehingga menjadi dasar penentuan lokasi pengusulan titik pengeboran selanjutnya,” jelas Supriady dalam keterangannya dikutip dari Investor.id pada Selasa (10/2/2026).

Baca juga  Sikapi Keresahan Masyarakat terkait Kelangkaan Pasir dan Koral di Berau, Bupati Sri Segera Bentuk Pokja Galian C

Pengeboran sumur NKL-1183 menyasar lapisan batu pasir B08 pada kedalaman 650-670 meter measured depth (mMD). Menggunakan rig milik PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) berkekuatan 700 horse power, sumur ini dibor secara terarah (directional) hingga kedalaman akhir 1.545 meter.

Supriady menambahkan bahwa pendekatan baru dalam membidik reservoir yang telah lama ditinggalkan ternyata memberikan probabilitas minyak yang cukup tinggi. Keberhasilan ini pun memicu optimisme untuk pengembangan sumur-sumur baru di lapangan North Kutai Lama ke depannya.

Baca juga  Dihubungi Via Telepon, Perusahaan Tegaskan Siap Bangun Fender Jembatan Mahakam Usai Ditabrak

Sejalan dengan itu, Senior Field Manager Pertamina EP Sangasanga Field, Sigid Setiawan, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus berinvestasi dalam kegiatan eksploitasi guna menahan laju penurunan produksi alamiah.

“Investasi pengeboran sumur baru sangat diperlukan untuk menambah cadangan dan meningkatkan recovery. Ini adalah bagian dari upaya kami mendukung ketahanan energi nasional melalui pengembangan potensi di area eksisting,” pungkas Sigid.(*)

Bagikan:
Berita Terkait