NUSANTARA TERKINI – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka merespons santai desakan anggota dewan yang memintanya segera menempati Ibu Kota Nusantara. Ia justru mengajak seluruh elemen penyelenggara negara untuk ikut pindah ke pusat pemerintahan baru tersebut.
Sebelumnya anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Deddy Sitorus mendesak agar fasilitas yang sudah dibangun tidak dibiarkan menganggur. Gibran mengapresiasi masukan tersebut sembari melempar ajakan agar legislatif juga bersiap memindahkan markas mereka.
“Nanti kita sama-sama berkantor di IKN,” kata Gibran pada Kamis (9/4/26).
Status ibu kota politik secara utuh akan sepenuhnya disandang oleh kawasan tersebut pada tahun dua ribu dua puluh delapan mendatang. Hal ini mewajibkan seluruh instrumen pemerintahan mulai dari eksekutif hingga legislatif berada di satu lokasi yang sama.
“Sehingga penyelenggaraan negara harus terpenuhi,” ujar Gibran.
Kesiapan Fasilitas Wakil Presiden
Tantangan balik dari orang nomor dua di Indonesia ini bukan gertakan kosong belaka. Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono memastikan bahwa gedung dan fasilitas penunjang untuk wakil presiden sudah rampung tahun ini.
Bahkan roda birokrasi di kawasan tersebut sudah mulai berdenyut perlahan. Sejumlah staf sekretariat wakil presiden dilaporkan telah tiba dan mulai menjalankan tugas operasional mereka di sana.
Adapun wacana kepindahan ini memanas setelah para wakil rakyat menuntut agar aset negara yang dibangun segera difungsikan. Mereka meminta para pejabat tinggi negara memberikan contoh nyata dengan tinggal di kawasan tersebut.
“Uang negara itu barang,” ucap Deddy.





