BERAU – Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, mengajak masyarakat untuk membudayakan gemar makan ikan (gemarikan) sebagai langkah sederhana namun efektif dalam mencegah kekurangan gizi dan stunting.
Ajakan ini difokuskan pada ibu hamil dan anak-anak, yang merupakan kelompok paling rentan terhadap masalah gizi. Subroto menegaskan, isu stunting adalah fokus pemerintah pusat dan harus diberantas melalui berbagai langkah preventif, termasuk pola makan yang tepat dan teratur.
Menurutnya, pemenuhan asupan gizi dan protein melalui konsumsi ikan dapat menjadi solusi efektif menekan angka stunting di Bumi Batiwakkal.
“Upaya makan ikan harus ditanamkan sejak dini dengan mengkreasikan hidangan makanan yang kreatif berbahan dasar ikan,” ujarnya.
Subroto berharap budaya gemar makan ikan dapat dimulai dari lingkungan keluarga.
Dengan memperhatikan asupan gizi sejak dini, yang kaya akan protein dan Omega 3 untuk perkembangan otak, diharapkan dapat tercipta generasi penerus bangsa yang berkualitas, cerdas, unggul, dan berdaya saing.
Sebelumnya, Dinas Perikanan (Diskan) Berau menyambangi TK Permata Annisa 14 yang terletak di Kampung Sukan Tengah, Kecamatan Sambaliung pada Rabu (19/11/2025) kemarin.
Kedatangan Diskan Berau ke tengah-tengah anak usia dini tersebut dilakukan untuk memperkenalkan apa itu Gerakan Masyrarakat Memakan Ikan (Germarikan). Edukasi kepada anak-anak diberikan untuk memberi tahu mereka tentang banyaknya manfaat yang bisa diperoleh dari mengkonsumsi ikan.
Kepala Bidang Penguatan dan Daya Saing Produk Perikanan, Dewi Rosita menjelaskan bahwa kampanye Germarikan yang menyasar anak-anak TK ini dilakukan agar anak-anak tahu kalau ikan memiliki protein tinggi, yang bisa mendukung pertumbuhan mereka agar semakin optimal. (adv)






